Prediksi Hasil Piala Dunia: Meksiko Menang, Korea vs Ceska Imbang?

 

Oleh M. Syahran W. Lubis
Penulis buku Para Jawara Piala Dunia (2014) serta Piala Dunia, 96 Tahun Penuh Sesak Drama & Kontroversi dan 13 Kisah Tragis Sepakbola (2026). IG InformanBola

Bacaan Lainnya

Indonesiadaily.net – Piala Dunia 2026 segera bergulir dalam hitungan hanya beberapa jam ke depan. Tuan rumah Meksiko versus Afrika Selatan jadi laga pembuka, digelar Jumat 12 Juni mulai pk. 02.00 WIB, dilanjutkan Korea Selatan vs Republik Ceska mulai pk. 09.00 WIB.

Hasil dua pertandingan itu akan memberi gambaran peta kekuatan di Grup A, siapa yang bakal lolos ke fase knock out dan tim mana yang bakal terkapar di dasar klasemen. Sekarang mari kita telisik bagaimana kira-kira jalan dan hasil dua pertandingan itu.

Meksiko memikul tekanan signifikan di kandang sendiri. Sementara itu, Afrika Selatan kembali ke panggung global untuk mencoba merebut kembali semangat turnamen mereka tahun 2010.

Meksiko dan Afrika Selatan hanya bertemu empat kali, dengan Meksiko memegang keunggulan yang jelas. El Tri memenangkan tiga dari pertemuan ini, dengan satu hasil imbang dan tanpa kemenangan untuk Bafana Bafana.

Terakhir kali, kedua tim bertemu dalam pertandingan persahabatan 2018 yang dimenangkan Meksiko 2–1 di Johannesburg, Afrika Selatan.

Satu-satunya pertemuan kompetitif mereka terjadi di fase grup Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan ketika tuan rumah menahan Meksiko 1–1. Itu hasil paling signifikan Afrika Selatan melawan Meksiko.

Memasuki Piala Dunia ini, Meksiko menorehkan catatan persiapan yang sangat mengesankan dengan meraih tiga kemenangan dua imbang di lima laga uji coba.

El Tri menahan dua tim kuat, vs Portugal 0–0 dan vs Belgia 1–1. Setelah itu skuat asuhan Javier Aguirre menaklukkan Ghana 2–0, Australia 1–0, dan Serbia 5–1.

Sementara itu, di lima laga terakhir, Afrika Selatan tidak pernah menang. Di 16 besar Piala Afrika kalah 1–2 dari Kamerun, kemudian di laga uji coba imbang 1–1 dan kalah 1–2 dalam dua pertemuan melawan Panama, serta seri 0–0 vs Nikaragua dan 1–1 vs Jamaika.

Ada beberapa pemain yang layak mendapat perhatian di laga ini. Santiago Gimenez adalah pencetak gol paling andal bagi Meksiko. Pergerakannya di kotak penalti akan menguji konsentrasi pertahanan Afrika Selatan sepanjang pertandingan.

Di lini tengah, Meksiko memiliki Edson Alvarez yang menyediakan landasan pertahanan yang memungkinkan talenta menyerang Meksiko berkembang. Kemampuannya mematahkan serangan dan mendistribusikan bola secara efisien akan sangat penting dalam menghadapi serangan balik Afrika Selatan.

Sementara itu, harapan Afrika Selatan sangat bergantung pada Percy Tau, mantan pemain Brighton & Hove Albion, yang pengalamannya di sepak bola Eropa bisa mendongkrak kualitas yang kurang dimiliki skuat mereka.

Beroperasi antarlini, Tau dapat memanfaatkan ruang ketika Meksiko mengerahkan banyak pemain ke depan. Gelandang bertahan Teboho Mokoena menjadi jangkar sistem mereka dan kedisiplinannya akan diuji oleh keunggulan teknis Meksiko.

Melihat catatan terakhir rangkaian pertandingan kedua tim, serta juga menyimak kualitas pemain, Meksiko layak diunggulkan di laga awal ini, bahkan boleh jadi dengan selisih 2 gol atau lebih. Apa lagi pertandingan digelar di Stadion Azteca yang punya daya magis tersendiri untuk membangkitkan semangat Alvarez dan kawan-kawan.

Kemenangan bagi Meksiko juga wajar melihat posisi kedua tim di Ranking FIFA terpaut jauh, Meksiko 15, Afrika Selatan 60.
Korea Selatan vs Republik Ceska Imbang?
Pertandingan berikutnya adalah Korea Selatan vs Republik Ceska di Stadion Akron di Zapopan, Meksiko, mempertemukan Korea Selatan dan Republik Ceska.

Sebagai gambaran awal, saat ini Ranking FIFA Korea Selatan 25, sedangkan Republik Ceska 41.

Dalam lima pertandingan terakhir, Korea Selatan menang dua kali, vs Trinidad-Tobago 5–0 dan vs El Salvador 1–0 dan di tiga pertandingan sebelumnya dikalahkan Ghana 0–1, Pantai Gading 0–4, dan Austria 0–1. Kelimanya berstatus uji coba.

Sementara itu, Republik Ceska melalui lima pertandingan terakhirnya dengan dua kemenangan di uji coba, vs Kosovo 2–1 dan vs Guatemala 3–1. Di tiga laga sebelumnya di kualifikasi Piala Dunia 2026, tim besutan Hong Myung-bo menghabisi Gibraltar 6 – 0 dan dua kali menang adu penalti vs Denmarj dan Republik Irlandia.

Melihat angka-angka di atas, kans menang sedikit lebih banyak di sisi Korea Selatan, katakanlah 55 : 45. Tapi, data pertemuan kedua tim berimbang. Dari tiga pertemuan, masing-masing menang satu kali, dan satu lainnya seri.

Jadi, Korea Selatan layak diprediksi menang tipis untuk pertandingan besok pagi atau hasil terburuknya imbang.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *