Oleh M. Syahran W. Lubis
Penulis buku Para Jawara Piala Dunia (2014) serta Piala Dunia, 96 Tahun Penuh Sesak Drama & Kontroversi dan 13 Kisah Tragis Sepakbola (2026). IG syahranlubis02
Indonesiadaily.net -Babak grup Piala Dunia 2026 tinggal menyisakan enam pertandingan. Banyak tim yang telah memastikan lolos ke 32 besar, ada yang sudah tersingkir, juga ada tim-tim yang telah selesai bertanding, tapi belum dapat dipastikan lolos atau tidak karena masih harus menanti hasil pertandingan di tiga grup tersisa.
Di antara tim-tim yang harus sabar menanti ada dua wakil Asia, Iran dan Korea Selatan. Iran finis di slot ketiga Grup G dan Korea Selatan peringkat ketiga Grup A. Mereka sedang cemas menanti hasil pertandingan Grup J, K, dan L pada 28 Juni WIB untuk memastikan apakah termasuk di antara delapan tim peringkat ketiga terbaik di antara 12 grup yang ikut lolos ke 32 besar bersama setiap juara dan runner-up grup.
Dua pertandingan Grup L pada 28 Juni dimulai bersamaan pada pk. 04.00 WIB, Inggris jumpa Panama dan Ghana bertemu Kroasia. Klasemen sementara dipimpin Inggris dan Ghana dengan nilai masing-masing 4, diikuti Kroasia 3, dan Panama 0.
Inggris dan Ghana sudah pasti melaju ke babak gugur setidaknya sebagai salah satu dari delapan peringkat ketiga terbaik, Kroasia harus memetik minimal hasil imbang melawan Ghana untuk ke 32 besar lewat jalur peringkat ketiga terbaik, sedangkan Panama sudah dipastikan tersingkir.
Kalau pun Kroasia kalah, Luka Modric dan kawan-kawan tetap masuk dalam klasemen peringkat ketiga. Namun, karena selisih gol saat ini 3–4, nasib mereka masih tergantung pada hasil pertandingan dua grup lain yang baru bermain kemudian untuk kepastian lolos atau tidak ke fase gugur.
Jika Kroasia sukses menekuk Ghana, mereka finis sebagai runner-up grup yang memastikan langsung lolos ke 32 besar, di bawah Inggris yang menempati puncak klasemen karena hampir bisa dipastikan memetik poin penuh atas Panama yang sudah pasti menjadi juru kunci Grup L.
Grup K mempertandingkan Kolombia vs Portugal dan Uzbekistan vs Republik Demokratik Kongo berbarengan mulai pk. 06.30 WIB.
Posisi klasemen sementara Kolombia 6, diikuti Portugal 4, RD Kongo 1, dan Uzbekistan 0.
Kolombia dan Portugal telah pasti lolos ke babak knock out sehingga hanya akan memperebutkan posisi juara grup. Portugal harus menang atas Kolombia jika ingin menjadi juara grup.
Sementara itu, Uzbekistan dan RD Kongo berebut paling tidak posisi ketiga grup agar masih bisa lolos sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik.
Jika hasil Uzbekistan vs RD Kongo imbang, keduanya tersingkir. Kalau RD Kongo menang, dengan nilai 4 dipastikan mereka lolos ke 32 besar karena unggul poin setidaknya dengan peringkat ketiga empat grup lainnya. Sebagai gambaran, peringkat kedelapan di klasemen antar-tim peringkat ketiga saat ini adalah Korea Selatan dengan nilai 3.
Secara matematis, jika RD Kongo menang dengan selisih 5 gol atas Uzbekistan, mereka bahkan bisa finis di posisi runner-up asalkan Portugal kalah dari Kolombia. Namun, tentu tak mudah bagi RD Kongo menaklukkan Uzbekistan dengan selisih begitu besar dan pada saat bersamaan tak mudah pula Kolombia mengalahkan Portugal.
Bagi Portugal, kalah dengan selisih gol besar pun dari Kolombia dan di laga lain RD Kongo menaklukkan Uzbekistan, masih akan lolos melalui jalur peringkat ketiga terbaik, karena seperti ditulis di atas, peringkat kedelapan di klasemen antar-tim peringkat ketiga saat ini Korea Selatan dengan nilai 3.
Di Grup J Argentina vs Yordania dan Aljazair vs Austria yang bersamaan dimulai pk. 09.00 WIB. Klasemen sementara, Argentina dengan nilai 6, diikuti Austria dan Aljazair 3, serta Yordania di dasar klasemen tanpa nilai setelah selalu kalah di dua laga awal.
Argentina dan Lionel Messi-nya sudah pasti juara Grup J apa pun hasil dua pertandingan besok karena sudah menang head-to-head atas Austria dan Aljazair. Sebaliknya, meskipun menang besar atas Argentina—dan itu nyaris mustahil terjadi—Yordania sudah pasti juru kunci karena telah kalah head-to-head vs Aljazair dan Austria.
Dengan demikian, tinggal Aljazair dan Austria berebut posisi kedua dengan harapan mendapat lawan yang lebih ringan di 32 besar daripada kalau finis di posisi ketiga yang hanya membuka kemungkinan lolos sebagai salah satu dari delapan peringkat ketiga terbaik dan kalau lolos, di 32 besar bertemu lawan lebih berat.
Jika pertarungan Aljazair vs Austria imbang, kedua tim sama-sama mengoleksi nilai 4, tetapi Austria berhak menduduki posisi runner-up karena unggul selisih gol atas Aljazair. Selisih gol Austra saat ini 3–3, sedangkan Aljazair 2–4. Namun, hasil seri yang membuat nilai Aljazair 4, cukup untuk mengantar mereka untuk lolos sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik.
Kedua tim hanya pernah satu kali bertemu yakni di Piala Dunia 1982 dengan Austria menang 2–0. Namun, itu sudah 44 tahun berlalu, sehingga tak dapat menjadi acuan untuk menentukan siapa yang bakal menang dalam pertarungan kali ini.
Apabila Aljazair kalah, katakanlah hanya 0–1, mereka juga tak akan bisa bersaing dengan tim-tim peringkat ketiga lainnya yang juga mendulang poin 3 akibat selisih gol 2–4 saat ini sehingga boleh segera mengemas koper untuk pulang ke negaranya.
Bagi Austria, dengan selisih gol sekarang 3–3, kalau pun kalah tipis, katakanlah dengan selisih satu gol dari Aljazair, masih berpeluang lolos sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik, tapi harus menunggu hasil pertandingan Grup K dan L.(*)






