Oleh M. Syahran W. Lubis
Penulis buku Para Jawara Piala Dunia (2014) serta Piala Dunia, 96 Tahun Penuh Sesak Drama & Kontroversi dan 13 Kisah Tragis Sepakbola (2026). IG syahranlubis02
Indonesiadaily.net – Semarak Piala Dunia 2026 berlanjut pada 27 Juni WIB dengan menyajikan enam pertandingan, masing-masing dua dari setiap grup. Dua di antara enam pertandingan itu menentukan nasib dua wakil Asia.
Grup I mempertemukan Prancis dengan Norwegia dan Senegal melawan Irak mulai pk. 02.00 WIB. Posisi klasemen sementara Grup I, Prancis dan Norwegia di posisi dua teratas dengan nilai 6 dan telah dipastikan lolos ke 32 besar, sedangkan Senegal dan Irak mengisi dua slot terbawah tanpa nilai karena menelan dua kekalahan.
Dengan selisih gol yang lebih baik daripada Norwegia, +5 berbanding +4, Prancis hanya memerlukan hasil imbang dalam gelaran di Stadion Gillette di Massachusetts, Amerika Serikat, yang akan dipimpin wasit Michael Oliver (Inggris) untuk menjadi juara grup yang otomatis mendapat lawan lebih ringan di 32 besar daripada jika finis sebagai runner-up grup.
Salah satu yang patut menyita perhatian dalam laga ini ialah peran ujung tombak Kylian Mbappe menjebol gawang Norwegia. Mbappe telah mencetak 4 gol di turnamen ini, membuatnya secara keseluruhan mencetak 16 gol dalam tiga edisi terakhir Piala Dunia dan hanya 2 gol di belakang bintang Argentina Lionel Messi yang menjadi top skor sepanjang masa Piala Dunia setelah mencetak 5 gol gol di turnamen ini.
Sementara itu, Senegal dan Irak harus menang dalam pertarungan yang dipimpin wasit Anthony Taylor (Inggris) untuk finis di posisi ketiga demi menjaga asa lolos ke fase gugur. Namun, dengan selisih gol Senegal –3 dan Irak –6, keduanya memerlukan kemenangan telak di BMO Field di Toronto, Kanada, untuk bersaing dalam perebutan posisi delapan peringkat ketiga terbaik di antara 12 grup. Kalau pertandingan Senegal vs Irak imbang, kedua tim tersingkir.
Sayangnya, bagi Irak kemenangan dengan selisih lebih dari 3 gol pun belum menjamin bakal tampil sebagai salah satu dari delapan peringkat ketiga terbaik. Sejauh ini slot peringkat ketiga terbaik kedelapan atau terendah diisi Skotandia dengan nilai 3 dan selisih gol –3. Skotlandia pun belum aman, karena empat peringkat ketiga terbawah belum memainkan pertandingan matchday ketiga. Bagi Senegal, jika mampu mencetak kemenangan dengan selisih 3 gol, kemungkinan sangat besar mereka termasuk dalam delapan peringkat ketiga terbaik.
Jika menyimak posisi klasemen sementara Grup I dan membandingkan kualitas kedua tim, Prancis pantas untuk mengakhiri fase grup sebagai juara, diikuti Norwegia runner-up, peringkat ketiga Senegal yang berpotensi ikut lolos ke babak 32 besar, dan Irak juru kunci.
Selanjutnya, Grup H mempertandingkan Spanyol vs Uruguai dan Cape Verde vs Arab Saudi mulai pk. 07.00 WIB. Klasemen sementara dipimpin Spanyol dengan poin 4, diikuti Uruguai dan Cape Verde 2, serta Arab Saudi 1.
Sangat menarik ditunggu apakah kejutan Cape Verde berlanjut setelah di dua laga pertama sukses membuat kejutan besar dengan menahan imbang juara dunia, Spanyol dan Uruguai.
Jika hasil pertandingan di Stadion NRG di Houston, AS, imbang, Cape Verde minimal menempati peringkat ketiga grup. Dengan nilai 3 serta selisih gol 0, tim Hiu Biru sangat mungkin untuk lolos ke fase gugur sebagai salah satu dari delapan peringkat ketiga terbaik.
Kalau ternyata Cape Verde menang atau seri kontra Arab Saudi dan di pertandingan lain Spanyol menaklukkan Uruguai, Cape Verde menjadi runner-up, sedangkan Uruguai boleh segera berkemas dan balik kampung.
Namun, menarik pula dinantikan apakah Arab Saudi bisa memaksimalkan laga terakhir di fase grup yang akan dipimpin wasit Francois Letexier (Prancis) untuk meraih kemenangan yang memungkinkan mereka di finis peringkat ketiga klasemen akhir dengan catatan laga Uruguai vs Cape Verde tidak berujung seri.
Namun, selisih gol Arab Saudi saat ini sangat buruk yakni –6, sehingga salah satu wakil Asia tersebut harus menang telak atas Cape Verde untuk bisa bersaing dengan 11 tim peringkat ketiga lainnya.
Pertandingan Spanyol vs Uruguai, yang digelar di Stadion Akron di Zapopan, Meksiko, dan dipimpin wasit Ismail Elfath (AS) layak diprediksi berjalan lancar jaya bagi Spanyol, karena Uruguai belum pernah menang atas Spanyol. Bahkan saat Uruguai juara Piala Dunia 1950 pun, pertemuan kedua tim imbang 2–2.
Jika dua pertandingan di Grup H ini imbang, Spanyol finis sebagai juara dengan Cape Verde dan Uruguai beradu produktivitas mencetak gol untuk mengisi posisi kedua. Saat ini selisih gol Uruguai 3–3 dan Cape Verde 2–2. Adapun Arab Saudi, boleh pulang lebih cepat.
Dua pertandingan lainnya pada 27 Juni mulai pk. 10.00 WIB adalah di Grup G Selandia Baru vs Belgia di Stadion BC Place di Vancouver, Kanada, yang dipimpin wasit Adham Makhadmeh (Yordania) dan Mesir vs Iran di Stadion Lumen Field di Seattle, AS, yang dipimpin wasit Szymon Marciniak (Polandia).
Mesir memimpin klasemen sementara dengan koleksi poin 4, diikuti Iran dan Belgia 2 dengan Iran unggul produktivitas mencetak gol 2–2 berbanding 1–1, serta Selandia Baru poin 1. Dengan demikian, keempat kontestan masih berpeluang melaju ke fase gugur.
Iran dan Mesir memerlukan kemenangan untuk lolos dengan mengisi dua slot teratas klasemen akhir. Jika seri, nilai Mesir 5, masih bisa disamai Belgia apabila menaklukkan Selandia Baru. Bahkan jika Belgia menghantam Selandia Baru minimal 3 gol, hasil imbang vs Iran membuat Mesir turun ke posisi kedua. Artinya, di 32 besar menghadapi lawan yang relatif lebih sulit dibandingkan dengan lawan yang akan dihadapi Belgia.
Bagi Iran, hasil imbang berpotensi membuat mereka maksimal finis di slot ketiga fase grup jika Belgia atau Selandia Baru memetik kemenangan. Bahkan, dalam kondisi demikian, Belgia vs Selandia Baru seri dengan jumlah gol lebih banyak daripada Iran vs Mesir, akan menekan posisi Iran ke peringkat ketiga. Jadi, yang paling aman bagi Iran, salah satu wakil Asia, adalah mengalahkan Mesir dan itu pasti jauh dari mudah.
Adapun Belgia layak diprediksi bakal memetik poin penuh atas Selandia Baru yang saat ini ada di posisi ke-84 Ranking FIFA, paling rendah dari semua kontestan Piala Duna 2026.
Jadi, dengan situasi dan klasemen sementara seperti itu, Begia dan Mesir berpeluang sama besar untuk menjadi juara grup, diikuti Iran di peringkat ketiga dan Selandia Baru di dasar klasemen. Sebagai poeringkat ketiga, Iran masih berpeluang lolos ke 32 besar.






