Tim Dosen MTRTM PNJ Memberikan Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Cair untuk Warga Jatimulya, Kota Depok

Tim Dosen di Cilodong 1

Oleh : Asep Yana Yusyama

Dosen Teknik Mesin, PNJ

Bacaan Lainnya

 

Indonesiadaily.net – Program Studi S-2 Magister Terapan Rekayasa Teknologi Manufaktur telah melaksanakan pengabdian kepada Masyarakat, pada hari Sabtu, 11 November 2023 di Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok. Tema Pengabdian Masyarakat Jatimulya ini adalah” Pengembangan Mesin Pengaduk untuk Peningkatan Produksi Pembuatan Sabun Cuci Pakaian Masyarakat Kelurahan Jatimulya Cilodong.” Kegiatan pengabdian diikuti oleh tim dosen Magister Terapan Rekayasa Teknologi Manufaktur (MTRTM) dan dibantu tim Teknisi, dari mulai persiapan hingga pelaksanaan.

Belyamin selaku ketua Panitia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Lurah Jatimulya karena telah memfasilitasi kegiatan tersebut dengan melibatkan warga. “Semoga ibu-ibu yang ikut pelatihan pembuatan sabun cuci ini, nanti tidak usah beli lagi kalau meu nyuci baju.” Ujarnya

Tim Dosen di Cilodong 2

Aripudin Lurah Jatimulya juga merasa gembira karena kelurahannya menjadi lokasi pengabdian dosen. “Mudah-mudahan pengabdian kepada Masyarakat ini bisa berlanjut hingga tahun-tahun mendatang, supaya ibu-ibu banyak kegiatannya .” Ujarnya.

Peserta pelatihan adalah ibu-ibu PKK di Kelurahan Jatimula Cilodong Depok, harapannya ke depan bisa memproduksi sabun cuci baju maupun sabun cuci tangan secara mandiri. Kendala dalam hal adalah terbatasnya jumlah produksi sabun yang dapat diproduksi yaitu.5-10 L/hari. Mesin pengaduk terkadang menjadi panas setelah beroperasi lebih dari satu jam sehingga mesin pengaduk harus diistirahatkan yaitu dibiarkan menjadi dingin sebelum dapat dioperasikan kembali. Hal tersebut terjadi lantaran thermal protector pada dinamo listrik pengaduk tersebut. Dengan demikian maka masih diperlukan peningkatan kinerja mesin pengaduknya. Pada penelitian tim dosen MTRTM, dilakukan peningkatan kinerja mesin pengaduk pembuat sabun cuci cair yang dapat beroperasi tanpa harus terjeda operasi setiap 1 atau 1,5 jam. Mesin ini dirancang untuk dapat memproduksi sabun cair 40 L/batch nya. Mesin ini dirancang untuk dapat dimanfaatkan UMKM bidang produksi sabun cair sehingga dirancang dengan menggunakan listrik yang tidak besar, dalam hal ini 0,5 HP atau 400 W. Dengan penggunaan listrik sebesar ini diharapkan tidak terjadi lagi mesin pengaduk yang panas dan terhenti setiap 1 – 1,5 jam operasi. Mesin pengaduk ini akan dirancang lengkap berupa mesin pengaduk, bak pengaduknya, termasuk sistem penuangan produk sabun cair yang mengurangi tumpahan. Peningkatan kinerja mesin pengaduk sabun cair ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi dari industri mikro pembuatan deterjen cair khususnya di wilayah kota Depok. Sudah ada mesin pengaduk sabun cair di pasaran tetapi untuk produksi 60L/batch nya.

Adapun Bahan-bahan pembuatan sabun cuci adalah sebagai berikut:

Tim Dosen di Cilodong 3

Cara pembuatannya adalah:

  1. Persiapkan semua wadah bersih yang akan digunakan untuk menempatkan bahan
  2. Persiapkan bahan-bahan sesuai resep dipilih (untuk 12 liter air atau 18 liter air)
  3. Masukkan Texapon, sodium sulfat, Nacl, +air kurang lebih 1 liter ke dalam ember 50 liter
  4. Letakkan ember berisi bahan hasil Langkah 3 di mesin pembuat sabun cair
  5. Pasang pengaduk pada mesin sabun cair
  6. Operasikan mesin untuk memulai pengadukan
  7. Jika campuran sudah rata, tambahkan sedikit air sampai mengental
  8. Ualngi Langkah 7 sampai air habis kurang lebih 2/3
  9. Larutan RDTA 4NA (larutan A)
  10. Measukkan larutan A ke hasil Langkah 8
  11. Larutkan sitrus dengan air (larutan B)
  12. Jika adukan sudah rata, tambahkan larutan B ke hasil 10 sedikit demi sedikit
  13. Campur parfum dan penguat parfum, aduk sampai rata
  14. Jika adukan sudah rata, secara bertahap:
  • Tambahkan cuka ke hasil Langkah 12
  • Tambahkan campuran C sedikit demi sedikit
  • Tambahkan pewarna
  1. Jika adukan sudah rata maka matika mesi
  2. Tunggu sampai busa habis
  3. Kemudian tuang ke dalam botol

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *