Tim Dosen Jurusan Teknik Mesin PNJ Berikan Bantuan dan Pelatihan PJU Tenaga Surya

dosen PNJ di kota depok 1

Oleh : Asep Yana Yusyama

Dosen Teknik Mesin di Politeknik Negeri Jakarta

Bacaan Lainnya

 

Indonesiadaily.net – Salah satu unsur Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah Pengabdian kepada Masyarakat, dan skema pengabdian program studi S-1 Terapan Teknologi Rekayasa Konversi Energi tahun ini adalah Pengabdian Penerapan Iptek Berbasis Masyarakat yang dilaksanakan oleh tim dosen Jurusan Teknik Mesin, PNJ di RW 02 dan RW 07, Kalimulya, Kota Depok, Sabtu (28/10/23), dengan tema “Instalasi Penerangan Jalan Umum Berbasis Energi Terbarukan Beserta Pelatihan Operasi dan Perawatan PJU Panel Surya di Kelurahan Kalimulya Depok.”

Politeknik Negeri Jakarta, melalui para dosen di Jurusan Teknik Mesin, melaksanakan pengabdian dalam konteks energi terbarukan yang diketuai Isnanda Nuriskasari, S.Si.,M.T. Dilaksanakan dari bulan Juli sampai dengan bulan Oktober secara bertahap, yakni berupa Pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) berbasis Tenaga Surya di dua titik pada Rw 02 dan Rw 07 Kelurahan Kalimulya, Kota Depok. Pemasangan PJU berbasis tenaga surya ini merupakan bentuk edukasi pada masyarakat.

Dr. Eng. Ir. Muslimin, S.T., M.T. IWE, dalam sambutannya menyampaikan bahwa PNJ sebagai kampus yang berada di Kota Depok harus memberikan kontribusi kepada Masyarakat dengan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dari bangku kuliah “Penerangan jalan umum tenaga surya adalah solusi yang efisien dan berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan pencahayaan di daerah yang sulit dijangkau oleh sumber listrik tradisional.” Ujarnya.

“Sebelumnya memang pembangunan dan pendanaan dari pemerintah terbatas, terdapat dua jenis pendanaan yaitu APBD dan Non APBD. Pembiayaan APBD berasal dari pajak yang dibayarkan, sementara non APBD berasal dari dana CSR.” Ungkap staf kelurahan Kalimulya, Susi Ariani.

dosen PNJ di kota depok 2

Apresiasi dan ucapan terima kasih juga disampaikan oleh Ketua Rw 07 atas berjalannya program Pengabdian Masyarakat dengan pembuatan PJU TS di wilayah Rw 02 dan Rw 07, yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat sekitar dan berharap kedepannya dapat terus dikembangkan.

“Saya mengapresiasi atas berjalannya program ini dan terima kasih saya sampaikan, karena wilayah RW 02 dan Rw 07 terpilih untuk dijadikan lokasi pengabdian. Harapan kedepannya bisa diterapkan oleh masyarakat dan pemasangan PJU berbasis tenaga surya di wilayah RW 02 dan RW 07 dapat terus berlanjut, karena matahari akan selalu ada dibandingkan dengan energi listrik yang bersumber dari batubara yang akan habis,” Tutur ketua Rw 07, kelurahan Kalimulya.

Perlu diketahui bahwa selain memberikan bantuan PJU, tim dosen juga memberikan pemahaman mengenai manfaat PJU, hal tersebut disampaikan oleh Tatun Hayatun Nufus dan Yuli Mafendro, bahwa penerangan jalan umum tenaga surya adalah sistem pencahayaan jalan yang menggunakan tenaga matahari sebagai sumber daya utama. Ini adalah bentuk penerangan jalan yang ramah lingkungan dan hemat energi, serta dapat digunakan di berbagai lokasi, terutama di daerah yang sulit dijangkau oleh sumber listrik konvensional. Berikut adalah beberapa informasi penting mengenai penerangan jalan umum tenaga surya:

1. Komponen Sistem: Sistem penerangan jalan tenaga surya terdiri dari beberapa komponen utama, termasuk panel surya (solar panel), baterai, kontroler, dan lampu LED.

2. Panel Surya: Panel surya adalah komponen yang mengumpulkan energi matahari dan mengubahnya menjadi listrik. Mereka terdiri dari sel surya fotovoltaik yang menangkap sinar matahari dan menghasilkan listrik DC.

3. Baterai: Baterai digunakan untuk menyimpan energi yang dihasilkan oleh panel surya sehingga lampu dapat menyala saat matahari tidak bersinar, seperti pada malam hari. Baterai tersebut biasanya berbentuk aki tahan lama.

4. Kontroler: Kontroler mengatur aliran energi antara panel surya dan baterai, serta mengontrol kapan lampu harus menyala dan mati. Ini juga melindungi baterai dari overcharging dan overdischarging.

5. Lampu LED: Lampu LED (Light Emitting Diode) digunakan untuk menerangi jalan. Lampu LED sangat hemat energi dan memiliki umur panjang.

6. Keuntungan:
• Hemat energi: Menggunakan energi matahari sebagai sumber daya utama mengurangi ketergantungan pada listrik konvensional.
• Ramah lingkungan: Tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca atau polusi udara.
• Biaya operasional rendah: Setelah instalasi awal, biaya operasional dan pemeliharaan relatif rendah.
• Tidak memerlukan jaringan listrik: Cocok untuk daerah terpencil atau yang sulit dijangkau oleh jaringan listrik.

7. Instalasi dan Pemeliharaan: Instalasi penerangan jalan tenaga surya melibatkan pemasangan panel surya, baterai, kontroler, dan lampu LED di lokasi yang membutuhkan pencahayaan. Pemeliharaan umumnya melibatkan pembersihan panel surya secara berkala dan penggantian baterai jika diperlukan.

8. Penggunaan: Penerangan jalan umum tenaga surya umumnya digunakan di jalan-jalan pedesaan, perumahan, taman kota, dan daerah lain yang membutuhkan pencahayaan tanpa harus mengandalkan jaringan listrik konvensional.

Selain itu, penerangan Jalan Umum tenaga surya merupakan salah satu teknologi terbaru terkait penerapan energi surya untuk penerangan jalan umum dengan prinsip daya listrik untuk lampu disuplai oleh sistem mandiri yang diperoleh dari energi matahari dan relative low budget. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *