Pemprov Jatim, Mendagri sampai Presiden harus bersikap !!!

politik

Oleh : Wawan Leak

Aktifis 80-an dan Koordinator Jiwa Progresif Rakyat Merdeka (JPRM)

Bacaan Lainnya

 

Indonesiadaily.net – Baru-baru ini publik Jatim dan masyarakat Indonesia disuguhkan sesuatu yang tidak pantas dilakukan oleh Ganjar Pranowo,dengan mendatangi acara temu Kades atau Lurah seJawa Timur.

Mustinya sebagai pejabat publik dalam hal ini Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo menolak hadir atas undangan Kepala Desa atau Lurah se-Jatim.

Pertama karena ini bentuk kampanye terselubung dan juga Ganjar Pronowo tidak mempunyai etika politik dan etika yang harus dijunjung tinggi sebagai pejabat negara, yaitu Gubernur Jawa Tengah.

Pun juga  Panitia penyelenggara juga musti mendapatkan sanksi tegas, baik dari Bupati atau Walikota, pun juga dari Provinsi Jatim dalam hal ini Gubernur Jatim.

Tentunya sebagai Wakil dari Kemendagri, selalu pemerintahan tingkat Provinsi, tegas Wawan Leak aktifis 80-an dan juga selaku koordinator JPRM (Jiwa Progresif Rakyat Merdeka).

Rakyat Jatim dan masyarakat Indonesia pada umumnya sudah capek dan lelah, dengan bentuk2 dukungan yang dipaksakan.

Apalagi ini jelas memakai logo Pemprov Jatim dan diduga menggunakan anggaran negara, dan ini jelas mencederai masyarakat Jatim.

Mustinya Ganjar Pranowo yang notabene Gubernur Jateng, dan akan mencalonkan diri menjadi Capres di 2024 nanti, memberikan contoh dan ketauladanan dengan tidak mendatangi acara tersebut.

Kecuali ada semacam pengkondisian dari pihak tertentu demi terselenggaranya acara tersebut.

Jelas ini menyalahi UU No 6 Th 2014 Tentang Desa, yang dengan tegas Kades dilarang berpolitik.

Ini jelas menyalahi perundangan tersebut, khususnya Pasal 29 (g), Pasal 29 (j).

Wawan Leak selaku koordinator Jiwa Progresif Rakyat Merdeka (JPRM), menuntut Gubernur Jatim, Kemendagri pun Presiden Jokowi untuk menindak tegas Ganjar Pranowo dan Panitia Penyelenggaraan acara tersebut, karena jelas menabrak aturan yang berlaku dan mencederai semangat Presiden Jokowi sendiri untuk disiplin dalam lakukan tata kelola berbangsa dan bernegara. 

 

Salam Juang

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *