Ini Pesan Menohok Nuroji untuk Kader yang Pindah Partai

Ketua Dewan Penasihat DPC Partai Gerindra, Ir. H. Nuroji, M.Si saat menghadiri anniversary ke1 Ikatan Olahraga Senam Kreasi Indonesia (IOSKI) Kota Depok di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Depok, Sabtu (14/1).

Indonesiadaily.net – Ketua Dewan Penasihat DPC Partai Gerindra, Ir. H. Nuroji, M.Si memberikan pesan menohok kepada kader yang pindah dari Partai Gerindra namun tidak mengakui kepindahannya dan menjelek-jelekkan internal partai.

Nuroji pun mempersilahkan kader yang hendak pindah partai asal bersikap gantleman dan ksatria dengan mengakui serta membuat surat pengunduran diri.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut ditegaskan Nuroji lantaran ada Anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi Gerindra atas nama H. M. Iman Yuniawan yang telah kedapatan pindah dari Gerindra ke NasDem, namun yang bersangkutan tidak mengakui.

“Waktu dikonfirmasi kan yang bersangkutan jawabnya normatif, saya tidak (ke NasDem) tidak pindah ke mana-mana,” kata Nuroji saat menghadiri anniversary ke1 Ikatan Olahraga Senam Kreasi Indonesia (IOSKI) Kota Depok di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Depok, Sabtu (14/1).

Bagi Gerindra, Nuroji menegaskan, pindah partai itu biasa dan tidak ada masalah jika pindah ke mana dan berapa pun, selama itu dilakukan baik-baik, misalnya pamit dengan benar, membuat surat pengunduran diri.

“Tidak usah jelek-jelekin yang di dalam, waktu itu saya dengan H. Iman sudah berbicara banyak, dia curhat juga, intinya saya persilahkan jika sudah tidak cocok di Gerindra,” tegas Nuroji yang juga Anggota DPR RI ini.

Masalahnya, sambung Nuroji, saat ini ada pendaftaran Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg), saat itu dirinya memberikan batas waktu untuk petahana, jika memang masih di Gerindra silahkan mendaftar hingga 31 Desember.

“Tapi H. Imam juga tidak mendaftar, saya pun sekarang sudah mendapatkan bukti KTA (Kartu Tanda Anggota) NasDem, jadi kami anggap dia sudah pindah dari Gerindra secara organisasi, Cuma dia sampai sekarang belum membuat surat pengunduran diri, padahal sudah ada beberapa orang yang membuat, tapi H Imannya sendiri belum,” terang Nuroji.

Anggota Komisi X DPR RI ini pun meminta agar H. Iman dapat gantleman dan bersikap ksatria, karena saat ditanya tidak pindah partai. Namun, bukti-buktinya sudah didapat di lapangan.

“Silahkan kalau mau pindah, tapi alasannya jangan menjelek-jelekkan partai, sebab di mana pun partai politik persoalannya sama saja, tekankan kepada siapa pun, bukan hanya H. Imam, mau pindah ke manapun persoalan politik itu sama, itu dibutuhkan kedewasaan kita berpolitik, menerima situasi dan keadaan di partai. Kalau perlu kita kontribusi membuat keadaan lebih baik,” ucap Nuroji.

Atas hal ini, DPC Gerindra Kota Depok pun sudah bersurat ke DPP dan Mahkamah Partai untuk ditindaklanjuti, yakni dengan Penggantian Antarwaktu (PAW).

“Tapi prosedur itu harus kita jalankan, kita panggil dulu, benar tidak, jika dia sudah tidak datang, DPP akan memberhentikan,” ucap Nuroji.

Sementara itu pengurus DPC Gerindra Kota Depok dan bacaleg dari Gerindra melakukan konsolidasi salah satunya membahas Hut Gerindra ke 15 pada tanggal 6 Febrruari 2023 mendatang.

Berdasarkan informasi yang didapat, H.M Iman Yuniawan dari partai Gerindra yang saat ini masih aktif ternyata terdaftar di partai NasDem dengan Nomor KTA 2064 2305 4862 2100.

Namun, hingga berita ini diturunkan H, Iman Yuniawan belum membalas pesan singkat yang kirim terkait pindahnya dia ke Partai Nasdem. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *