Dosen UPN “Veteran” Jakarta Berdayakan Warga Sawangan Depok Lawan Obesitas

Tim Pengabdi UPN Veteran Jakarta bersama peserta

Indonesiadaily.net – Obesitas bukan sekadar persoalan penampilan, melainkan ancaman serius bagi kesehatan. Data Kementerian Kesehatan RI tahun 2019 menunjukkan obesitas berkontribusi terhadap diabetes, stroke, penyakit jantung, dan kanker. Di Posbindu Delima, Sawangan Depok, lebih dari 40% warga teridentifikasi memiliki indeks massa tubuh yang tergolong tinggi dan obesitas sentral.

Berangkat dari kondisi ini, Tim Pengabdi dari Fakultas Kedokteran Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta menggandeng kader Posbindu Delima untuk melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) dengan tema “Pemberdayaan Masyarakat Melawan Obesitas” selama satu bulan mulai dari 3 Juli hingga 7 Agustus 2025.

Bacaan Lainnya

Kegiatan dengan skema Program Kemitraan Masyarakat-Dasar (PKM-D) ini diketuai oleh Nurfitri Bustamam, SSi, MKes, MPdKed., dengan anggota dr. Diana Agustini Purwaningastuti, MBiomed, AIFO-K, Dra. Cut Fauziah, MBiomed., Muhammad Rizki Purnama, SGz, dan Panji Octo Prasetio, SGz. Kegiatan juga mengikutsertakan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) Angkatan 2022, yakni Daniel, Azizah, Corin, dan Aiman.

Sebanyak 23 warga yang bersedia ikut kegiatan PKM (peserta) diundang ke Laboratorium Fisiologi dan Nutrisi, Medical Education and Research Center (MERCE) UPNVJ yang terletak di Limo, Cinere, Depok.

Di laboratorium berfasilitas lengkap ini, peserta menjalani pemeriksaan komposisi tubuh, pengukuran lingkar pinggang, dan tinggi badan, serta mengisi kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku terkait obesitas.

Mereka juga mengikuti diskusi interaktif secara langsung mengenai pola makan sehat dan olahraga sesuai usia. Setiap peserta mendapatkan booklet bergambar dan logbook harian sebagai panduan mencatat perubahan gaya hidup selama satu bulan.

Salah satu inovasi dalam program ini adalah pemanfaatan WhatsApp Group. Di dalam grup tersebut, peserta tidak hanya menerima materi edukasi dalam bentuk gambar dan video, tetapi juga saling berbagi gaya hidup sehat, misalnya tangkapan layar jumlah langkah harian, foto bekal ke kantor, atau video kegiatan olahraga.

Interaksi ini menciptakan atmosfer kebersamaan yang membuat proses perubahan gaya hidup tidak terasa memberatkan. Sebaliknya, muncul rasa tanggung jawab kolektif yang memperkuat komitmen individu.

Peserta Berbagi Gaya Hidup Sehat melalui WhatsApp

Setelah sebulan, peserta diminta kembali datang ke MERCE UPNVJ untuk menjalani evaluasi kesehatan. Hasilnya menggembirakan, banyak peserta yang mengalami penurunan lemak viseral, peningkatan massa otot, dan penurunan lingkar pinggang. Peserta juga menceritakan perubahan positif selama mengikuti kegiatan PKM. Pak Gani mengaku semula hanya mampu berjalan kaki sekitar 4.000 langkah per hari. Kini ia terbiasa menyusuri kompleks perumahan hingga 10.000 langkah. “Badannya lebih bugar dan tidur juga lebih nyenyak,” ujarnya.

Sementara Ibu Eny, seorang instruktur senam, kini memperkaya sesi senamnya dengan latihan beban menggunakan dumbbell ringan. “Latihan beban penting untuk menambah massa otot. Ini ilmu baru buat saya, dan saya langsung terapkan,” jelasnya. Lain lagi cerita Ibu Puji yang kini selalu membawa bekal sehat ke kantor, “Ternyata lumayan sulit awalnya menolak godaan tawaran gorengan dari teman kerja” ujarnya.

 

Penilaian komposisi tubuh peserta dan hasil pemeriksaannya (atas), Peserta olahraga bersama di lingkungan perumahan (bawah)

Ketua kader Posbindu Delima, Ibu Nella, mengapresiasi hasil kegiatan ini. Menurutnya, pendekatan dari tim pengabdi memberikan dampak nyata dan berharap kegiatan seperti ini dapat dilanjutkan.

Di akhir kegiatan, Ketua Tim PKM menegaskan bahwa perjuangan melawan obesitas adalah perjalanan panjang yang harus dijalani bersama. Kami berharap peserta kegiatan ini dapat menjelma menjadi duta gaya hidup sehat di lingkungannya, menginspirasi keluarga, tetangga, dan komunitas.

“Mari terus menjaga kesehatan dan saling mendukung untuk hidup yang lebih baik,” tutup Nurfitri Bustamam. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menjadi bukti nyata UPN “Veteran” Jakarta turut aktif dalam mengedukasi dan memberdayakan masyarakat untuk hidup lebih sehat.***

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *