Kisah Sukses Petani Kopi Satria Mandiri

 

Indonesiadaily.net -Kelompok Tani Hutan Satria Mandiri, di Situnggilis Desa Ciputri, Pacet Kabupaten Cianjur. Mendapat SK persetujuan Pengelolaan Perhutanan Sosial tahun 2018 . SK menteri Kehutanan (saat KLHK menteri Siti Nurbaya) diberikan oleh Dirjen Perhutanan Sosial (dulu PSKL atau Perhutanan sosial Kemitraan Lingkungan) pak DR Bambang Supriyanto , didampingi direktur PKPS Bu Erna Rosdiana dan Direktur BUPSHA pak Bagus Herudjoyo ( lihat photo)

Bacaan Lainnya

Kelompok Tani Hutan Satria Mandiri sejak awal menanam kopi. Dan didampingi oleh pendamping senior yang juga dikenal sebagai jurnalist senior Tosca Santoso. Tosca mendirikan GIF atau Green Initiatif Foundation atau Yayasan Prakasa Hijau untuk mendampingi kelompok kelompok petani hutan di Cianjur.

 

Jika kini kelompok tersebut berhasil. Dengan pendapatan petani kopi Kelompok Tani Santria Mandiri di Desa Ciputri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, kini berhasil melampaui standar UMK Cianjur (yang berada di kisaran Rp3,3 juta per bulan) berkat pengolahan kopi pascapanen dan perluasan pasar langsung ke konsumen serta kedai kopi lokal.

Faktor Kesuksesan Petani Kopi Ciputri
Pengolahan Pascapanen: Petani tidak hanya menjual buah kopi mentah (cherry), tetapi mengolahnya menjadi green bean atau kopi siap seduh berkualitas tinggi.
Letak Geografis membuat kawasan Ciputri menghasilkan biji kopi dengan cita rasa khas dan kuat. Nilai Jual Lebih Tinggi: Penjualan produk olahan mendongkrak omzet bulanan petani jauh di atas standar upah minimum regional.

Kelompok Tani Hutan (KTH) HKm Satria Mandiri di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tercatat sebagai pemegang persetujuan pengelolaan perhutanan sosial skema Hutan Kemasyarakatan (HKm). Berdasarkan dokumen dan publikasi kegiatan terkait, kelompok ini aktif dalam program pembinaan dan verifikasi penataan area hutan sosial serta baru saja meraih Juara II Nasional kategori Pemegang Persetujuan Pengelolaan Hutan Kemasyarakatan dalam Lomba Wana Lestari.
(Gibran/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *