Indonesiadaily.net – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) resmi melaksanakan Open Trip Bisnis Indonesia–Tiongkok dengan tujuan utama Kota Yiwu, Provinsi Zhejiang, Tiongkok. Kegiatan yang diikuti oleh 52 peserta dari berbagai pelosok Indonesia ini telah tiba di lokasi dan sedang berlangsung dengan lancar.
Rencana pelaksanaan perjalanan bisnis ini sendiri telah digagas sejak Januari lalu, tepat saat pertemuan silaturahmi dan kopi darat (kopdar) yang berlangsung di Yogyakarta.
Tujuan Perjalanan: Pelajari Strategi dan Kemajuan Tiongkok Pasca Perang Dunia II
Sekretaris Jenderal SUMU, Ghufron Mustaqim, menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki tujuan yang sangat strategis. Menurutnya, para peserta diajak untuk mempelajari dan mengadopsi strategi pembangunan yang diterapkan Tiongkok pasca Perang Dunia II dalam menghadapi Amerika Serikat.
“Kami ingin meniru teknologi, kemajuan industri, dan cara berpikir yang membuat Tiongkok berkembang pesat. Kuncinya adalah keterbukaan dan kebersamaan — saling mengajak, bekerja sama, dan terbuka terhadap kemajuan, hingga akhirnya Tiongkok mampu melampaui kemajuan negara-negara maju lainnya,” ujar Ghufron Mustaqim.
Dengan demikian, diharapkan pola kemajuan yang sama dapat diterapkan dan diadaptasi untuk mendorong kemajuan dunia usaha di Indonesia.
Dihadiri Tokoh Penting PP Muhammadiyah
Perjalanan bisnis ini juga dihadiri dan didampingi oleh jajaran tokoh penting di lingkungan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, antara lain:
– Dr. Jaenudin, S.Ag., M.Pd. — Sekretaris Lembaga Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPUMKM) PP Muhammadiyah
– Dr. Mukhaer — Wakil Ketua Umum Majelis Ekonomi PP Muhammadiyah
Kehadiran para tokoh ini menegaskan dukungan dan komitmen Muhammadiyah dalam mendorong pengembangan wirausaha dan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui studi banding dan kerja sama internasional.
Harapan dan Manfaat Kegiatan
Dengan adanya kunjungan langsung ke Kota Yiwu — yang dikenal sebagai pusat perdagangan barang skala internasional — para peserta diharapkan dapat:
– Melihat langsung sistem perdagangan dan rantai pasok modern Tiongkok
– Menjalin hubungan kerja sama langsung dengan pengusaha setempat
– Mempelajari penerapan teknologi dan efisiensi industri
– Membuka peluang impor, ekspor, maupun alih teknologi yang dapat diterapkan di Indonesia
SUMU berharap, setelah kembali dari perjalanan ini, para peserta dapat membawa inspirasi, pengalaman, dan mitra kerja baru guna meningkatkan kualitas dan daya saing usaha masing-masing di tanah air.***






