Indonesiadaily.net – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mempersilahkan jika ada kader Gerindra yang memang ingin keluar. Menurut dia, apabila ada kader ingin pisah maka berpisahlah dengan cara baik.
“Kalau mau pisah, pisah yang baik. Silakan,” kata Prabowo ketika menyampaikan pidato, di Kantor Badan Pemenangan Presiden Partai Gerindra, Jakarta Barat.
Prabowo pun mempersilakan kader Gerindra yang tak cocok dengan dirinya untuk segera pindah partai. Ia pun mengingat saat dirinya memutuskan keluar dari partai Golkar.
“Kalau tidak cocok dengan Prabowo nggak apa-apa, cari partai lain, pindah partai boleh dong,” ucapnya.
“Aku juga di Golkar, aku ngadep ketum, aku bikin surat pengunduran diri kepada partai Golkar untuk pamit,” tambahnya.
Menteri Pertahanan ini pun mengaku siap jika seandainya semua kader Gerindra ingin meninggalkannya.
“Saya tidak akan gentar dan berhenti berjuang untuk bangsa dan negara,” tegasnya.
Ketika ditanya apakah sosok yang dimaksud adalah Sandiga Uno, Prabowo meminta masyarakat untuk menyimpulkannya sendiri.
“Kalian ambil kesimpulan sendiri, kita berpikir yang baik,” ujarnya.
Sekedar informasi, Sandiaga Uno sempat diisukan akan berpindah dari Partai Gerindra ke Partai Persatuan dan Pembangunan (PPP). Namun Sandiaga membantah akan hal tersebut, dia meyakini masih berada di barisan partai besutan Prabowo Subianto.
“Tahapan Pilpres 2024 sudah dimulai, dinamika politik memang sudah sangat terasa. Namun, hingga saat ini, saya masih tercatat sebagai kader Partai Gerindra. Sebagai kader, saya patuh dan tegak lurus dengan keputusan partai dan Ketua Umum, Bapak Prabowo Subianto,” kata Sandiaga dalam keterangannya, Jumat (30/12/2022).
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta merasa hal ini terjadi lantaran dirinya sering diundang menjadi narasumber di setiap acara PPP.
“Mungkin hal ini yang memicu adanya isu yang menyebutkan saya akan meninggalkan Partai Gerindra, karena seringnya ikut dalam kegiatan PPP,” ujarnya.
Penulis : Aulia Syahramadhan
Editor : Nur Komalasari






