5 Negara dengan Populasi Umat Muslim Paling Sedikit

umat muslim dunia
Ilustrasi

Indonesiadaily.net – Sekarang ini, agama Islam menjadi salah satu agama yang memiliki tingkat perkembangan sangat cepat di dunia. Sampai akhirnya umat muslim menyebar ke berbagai belahan bumi.

Ada sejumlah negara dengan penganut agama Islam terbesar, namun terdapat pula negara yang memiliki sangat sedikit umat muslim. Berikut beberapa negara dengan jumlah populasi muslim paling sedikit di dunia.

Bacaan Lainnya

1. Meksiko

Pada tahun 2020, menurut sensus pemerintah Meksiko, 78% dari populasinya mengidentifikasi dirinya sebagai penganut Katolik, 11% sebagai Protestan/Kristen Evangelis.

Sementara penganut agama Islam di Meksiko hanya sebesar 0,01%. Pada 2022, populasi Meksiko mencapai 129.150.971 jiwa.

2. Polandia

Muslim di Polandia hanya mencapai 0,02% dari populasi. Kehadiran muslim di Polandia dimulai sejak abad ke-14. Muslim pertama yang sampai di Polandia adalah pedagang dan pelancong Arab.

Saat ini, sebagian besar imigran Muslim datang dari Suriah, Chechnya, Irak, Tajikistan, dan Bangladesh. Pada 1925, Persatuan Agama Muslim Polandia (MZR) didirikan. MZR merupakan organisasi muslim tertua di Polandia.

3. Montserrat

Montserrat merupakan wilayah luar negeri Inggris di Karibia. Hanya wisatawan dengan penghasilan yang tinggi yang dapat masuk ke wilayah ini. Jauh dari ingar-bingar perkotaan serta mempunyai pemandangan indah adalah keuntungan bagi Montserrat.

Muslim di Montserrat hanya 0,10% dari populasi. Diketahui, pada 2022 Montserrat mempunyai populasi 5.414 jiwa.

4. US Virgin Island

Muslim di United States Virgin Island merupakan agama minoritas. Penduduk muslimnya hanya 0,10%. Islam mulai tumbuh di wilayah ini pada 1960 yang berasal dari pulau Karibia dan Timur Tengah. Pada 1978, Masjid Muhammad didirikan sebagai masjid pertama di wilayah ini.

5. Tuvalu

Tuvalu merupakan negara kecil di kepulauan Polinesia. Sebelumnya, negara ini bernama Ellice Islands. Tuvalu berlokasi di Kepulauan Samudera Pasifik. Di Tuvalu, warga muslim hanya mencapai 0,10%. Muslim di Tuvalu pertama kali diperkenalkan pada 1985. Pada 1987, masjid mulai dibangun dengan nama Masjid Tuvalu. (*)

 

Editor : Pebri Mulya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *