Indonesiadaily.net – Mantan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi Gedung KPK Merah Putih untuk melakukan orasi sebelum menuju ke Gedung Dewan Pengawas (Dewas) di Gedung KPK Lama.
Aksi turun gunung yang dilakukan Abraham Samad, Saut Situmorang, Bambang Widjojanto, hingga Novel Baswedan ini untuk melaporkan Ketua KPK Firli Bahuri karena diduga melakukan pelanggaran kode etik terkait kebocoran dokumen hasil penyelidikan di Kementerian ESDM.
“Kami mewakili 56 lebih perorangan dan organisasi menyampaikan dugaan. Intinya adalah potensi pelanggaran yang terjadi baik etik dan pidana yang dilakukan oleh Firli Bahuri dalam hal ini sebagai ketua KPK,” ucap Saut Situmorang di Gedung KPK lama, Jakarta Pusat.
Saut menyebutkan, didalam dokumen yang diserahkan kepada Dewas KPK dijelaskan secara lengkap hingga kronologi kebocoran hasil penyelidikan di Kementerian ESDM.
Ia pun berharap Dewas KPK dapat bertindak secara profesional atas laporan ini.
“Supaya Indonesia bisa terselamatkan dan marwah KPK kembali ke tempat semula bahwa dia adalah benar-benar penegak hukum anti korupsi yang transparan, akuntabel, berintegritas dan bisa bertanggung jawab terhadap masyarakat secara terbuka,” ujarnya.
Kedatangan Mantan Pimpinan KPK ini disambut langsung oleh Dewas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean di Gedung KPK Lama, dan secara resmi laporan tersebut diterima langsung oleh Tumpak.
Penulis : Aulia Syahramadhan
Editor : Nur Komalasari






