Kanwil Kementerian HAM Jabar Tindaklanjuti Kasus Sukajaya, Dorong Penyelesaian Konflik yang Berkeadilan

 

Indonesiadaily.net – Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Jawa Barat menindaklanjuti perkembangan persoalan di Desa Sukajaya, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, dengan hadir langsung di tengah masyarakat untuk mendengarkan aspirasi dan melihat kondisi di lapangan sebagai bagian dari upaya mendorong penyelesaian konflik secara damai dan berkeadilan.

Bacaan Lainnya

Dalam pertemuan bersama masyarakat, suasana berlangsung penuh perhatian. Sejumlah ibu dan anak menyampaikan pengalaman, kekhawatiran, serta kondisi psikologis yang mereka rasakan setelah adanya peristiwa yang berkembang di wilayah tersebut. Kanwil Kementerian HAM Jabar mendengarkan langsung curahan dan aspirasi warga, termasuk harapan agar situasi dapat segera kondusif dan tidak kembali menimbulkan ketegangan.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM Jawa Barat, Hasbullah Fudail, menyampaikan bahwa kehadiran Kanwil merupakan bagian dari upaya pemantauan dan tindak lanjut atas persoalan yang berkembang, khususnya untuk memastikan aspek penghormatan dan pelindungan HAM tetap menjadi perhatian dalam proses penyelesaian.

Selain berdialog dengan masyarakat, Kanwil Kementerian HAM Jabar juga meninjau langsung lokasi pertanian warga yang menurut keterangan masyarakat mengalami kerusakan akibat aktivitas alat berat berupa ekskavator.

Kanwil turut mendengarkan keterangan warga terkait keberadaan sejumlah orang yang oleh masyarakat setempat disebut sebagai pihak yang melakukan tindakan intimidatif dan dianggap sebagai preman.

Hasbullah menegaskan bahwa berbagai keterangan yang disampaikan masyarakat
perlu dilihat secara objektif dan diklarifikasi bersama para pihak terkait. Kanwil tidak
berada pada posisi untuk menentukan pihak yang benar atau salah dalam persoalan
tersebut, melainkan mendorong agar seluruh informasi dapat ditindaklanjuti melalui
mekanisme yang tepat dan sesuai ketentuan hukum.

“Kami hadir untuk mendengarkan langsung apa yang dirasakan masyarakat. Ada ibuibu dan anak-anak yang menyampaikan kekhawatiran serta pengalaman mereka. Ini menjadi perhatian kita bersama. Namun, penyelesaian harus tetap dilakukan secara objektif, dengan mendengarkan semua pihak dan mengedepankan dialog,” ujar Hasbullah.

Kanwil Kementerian HAM Jabar mendorong Pemerintah Kabupaten Bogor untuk memfasilitasi komunikasi antara para pihak guna mencari titik temu dan penyelesaian
yang berkeadilan. Seluruh pihak juga diharapkan menahan diri dan menghindari tindakan yang dapat memperkeruh keadaan, termasuk segala bentuk intimidasi, kekerasan, maupun tindakan yang berpotensi menimbulkan konflik baru.

“Kita ingin persoalan ini diselesaikan dengan cara yang bermartabat. Hak masyarakat harus diperhatikan, tetapi prosesnya juga harus tetap objektif dan berdasarkan hukum. Pemerintah daerah diharapkan dapat memfasilitasi ruang dialog agar para pihak dapat duduk bersama dan mencari solusi,” tambahnya.

Kanwil Kementerian HAM Jawa Barat selanjutnya akan terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bogor dan pemangku kepentingan terkait untuk mendorong penyelesaian konflik Sukajaya yang kondusif, damai, berkeadilan, serta tetap berperspektif HAM.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *