Bertopi Hitam, Tinggi, dan Berbulu. Ini Sejarah Seragam Pasukan Kerajaan Inggris

seragam pasukan kerajaan inggris
Seragam pasukan Kerajaan Inggris.

Indonesiadaily.net – Mungkin ada yang pernah lihat, dimana para pasukan pengawal Kerajaan Inggris kerap mengenakan topi yang begitu tinggi. Sebenarnya ada apa dengan topi tinggi berwarna hitam itu?

Saat melihat pasukan pengawal tersebut, topi berbulu berwarna hitam Dipadupadankan dengan seragam merah mencolok menjadi gaya khas pasukan Kerajaan Inggris. Pasukan tersebut kerap menghiasi gambar kartu pos, miniatur, tayangan video atau saat berkunjung langsung ke negara itu.

Sepintas, topi itu terlihat lucu saat digunakan. Apalagi tingginya yang cukup menjulang.

Topi tinggi yang dikenakan para pengawal mendiang Ratu Inggris itu sebenarnya dirancang untuk mengintimidasi tentara musuh, bukan hanya sekedar untuk estetika.

Mengutip Live Science, topi ini dirancang sebagai perlengkapan penting pertempuran melawan musuh Inggris di era 1800-an.

Baca Juga  Ini Respon Lin Xiang yang Disebut Berpayudara Palsu oleh Netizen

“Idenya adalah Anda membuat prajurit terlihat lebih tinggi dan menakutkan,” kata seorang komentator kerajaan yang berbasis di London, Richard Fitzwilliams.

Topi tinggi dengan seragam merah mencolok ini sengaja dikenakan untuk melawan tentara Perancis dalam perang di masa Napoleon. Dimana pada saat perang tersebut, para pengawal kekaisaran Napoleon juga mengenakan seragam dengan topi tinggi juga.

Topi berwarna hitam berbulu itu terbuat dari bulu beruang hitam Kanada (Ursus americanus) yang dimusnahkan setiap tahun untuk mengontrol jumlahnya.
Dengan begitu, jelas bahwa tidak ada beruang yang dibunuh secara khusus untuk membuat topi setinggi 18 inci atau setara 46 sentimeter ini.

Walau demikian, ide pembuatan topi ini masih membuat sebagian orang merasa tidak nyaman.

Baca Juga  Vinicius Jr Punya Paspor Spanyol, Apakah Tinggalkan Timnas Brasil?

Faktanya, sejak Inggris meninggalkan Uni Eropa pada 2020, muncul pembicaraan untuk melarang perdagangan bulu. Namun, untuk saat ini, Angkatan Darat Inggris membeli antara 50 dan 100 topi, yang harganya masing-masing sekitar $900, per tahun atau setara Rp13 juta.

Cerita lainnya menyebutkan, topi hitam yang kini dikenakan tentara Inggris itu berasal dari peperangan Waterloo yang terjadi pada tahun 1815.

Mengutip We Are The Mighty, kekaisaran Perancis yang dipimpin Napoleon melawan Inggris dan mengalami kekalahan. Para tentara Inggris mengambil seragam tentara Perancis, termasuk diantaranya topi kulit beruang yang sekarang menjadi ikon tersebut.

Dengan kata lain, dikabarkan juga bahwa pasukan Inggris mengambil topi dari mayat orang Prancis yang kalah perang. (*)

Baca Juga  1.000 Siswa SMKN 2 Depok 'Tumpah Ruah' di Senam Massal

 

Editor : Pebri Mulya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.