Geliat Perhotelan di Sentul Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata Lokal

Geliat Perhotelan di Sentul Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata Lokal

Indonesiadaily.net – Sektor perhotelan di Sentul City dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah kabupaten bogor, sekaligus menarik minat wisatawan dan menggerakkan UMKM. Salah satunya hotel Nawana by Alana, yang baru diluncurkan jumat 10/4, membawa warna baru bagi industri perhotelan di kawasan Sentul City. Hotel bintang 4 dengan konsep sanctuary modern, ini mengusung konsep pendekatan ketenangan, eksklusifitas, dan harmoni, dengan menyasar segmen wisatawan kelas menengah atas yang menginginkan pengalaman menginap lebih privat. Presiden direktur PT Gunung Geulis Elok Abadi, Jeyson Pribadi, menyebut investasi hotel masih berjalan bertahap. Saat ini, pengembangan difokuskan pada penambahan fasilitas seperti ballroom, ruang pertemuan, serta renovasi kamar. “Program ini berkelanjutan. Dari 70 kamar, ke depan kami tambah fasilitas dan renovasi untuk menyesuaikan kebutuhan pasar,” ujarnya.

Ia menegaskan, pengembangan tersebut tidak hanya berfokus pada hotel semata, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan fungsi kawasan secara menyeluruh. “Tujuan kita tidak berhenti di sini. Seluruh fungsi kawasan, termasuk taman budaya dan keseluruhan Sentul City, terus kita kembangkan agar menjadi kota yang lebih baik ke depan,” tambahnya.

Bacaan Lainnya

Sementara Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Bogor, Ria Markisa, menegaskan sektor perhotelan memiliki peran strategis dalam menggerakkan ekonomi daerah. “Sektor perhotelan sangat bagus untuk pertumbuhan ekonomi daerah karena mampu menyedot daya tarik pariwisata. Dampaknya juga terasa ke sektor lain, termasuk UMKM dan tenaga kerja lokal,” ujarnya. Tren pascapandemi yang mendorong masyarakat mencari lingkungan lebih sehat dan sejuk menjadi peluang bagi Sentul. Ditambah kondisi Jakarta yang semakin padat, kawasan ini dinilai strategis sebagai destinasi alternatif. Pengembangan perhotelan pun diharapkan memberi efek berganda bagi ekonomi lokal, khususnya pelaku UMKM. (Djuanda)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *