Indonesiadaily.net – Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhammad Mardiono menekankan, pentingnya solidaritas dan gagasan yang tepat untuk membangun bangsa. Hal ini diungkapkannya usai menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW PPP Bangka Belitung, di Swissbell Hotel Pangkalpinang.
“Kader-kader PPP harus hadir di tengah-tengah umat untuk menghadirkan sebuah kemaslahatan, termasuk bagaimana mendukung program pemerintahan. Mempercepat pembangunan dalam rangka menghantarkan percepatan kesejahteraan yang sebesar-besarnya bagi masyarakat, khususnya Bangka Belitung dan umumnya bagi seluruh Indonesia,” ujar Muhammad Mardiono
Pihaknya menegaskan seluruh kader, untuk mampu berjuang dengan rakyat serta menyerap berbagai aspirasi untuk memberikan dampak positif secara luas.
“Kader-kader PPP harus ikut hadir, baik menyuarakan, mengusulkan, memberikan pemikiran-pemikiran, ide dan gagasan bagaimana semua kekayaan yang ada di Bangka Belitung ini mengantarkan kesejahteraan rakyat yang sebesar-besarnya,” tegasnya.
Mardiono menegaskan setiap pengambilan kebijakan, termasuk membangun struktur harus melalui permusyawaratan. “Untuk kepengurusan yang baru ini, nanti tergantung hasil permusyawaratan apa yang diputuskan. Nanti DPP akan menjadi bagian dari mengambil rumusan-rumusan pemikiran yang terbaik untuk kepentingan Bangka Belitung dan nasional pada umumnya,” ungkapnya.
Diketahui, dalam Muswil kali ini juga diagendakan, terkait dengan pemilihan kepengurusan yang baru termasuk Ketua DPW PPP Bangka Belitung. Hasilnya, kini telah membentuk tim formatur yang nantinya, akan menyusun kepengurusan termasuk dengan ketua partai.
“Memang poinnya adalah terakhir itu mengamanahkan kepada formatur
untuk menyusun kepengurusan dan memperjuangkan program-program partai yang sudah disepakati. Memang terasa cepat selesai dikarenakan program-program itu, sudah disepakati sebelum Muswil dilaksanakan,” ujar tim formatur hasil Muswil ke VI, Amri Cahyadi.
Dengan terbentuknya tim formatur, nantinya akan melakukan musyawarah hingga menyusun kepengurusan masa bakti DPW PPP Bangka Belitung periode 2026 hingga 2031.
“Nanti kami berlima lah nanti bersepakat, jadi mekanisme partai seperti itu. Kami diminta paling lambat 20 hari, namun tadi disampaikan secara lisan oleh ketua umum bahwa secepatnya lebih baik. Harus cepat bekerja memandang memang, banyak agenda-agenda politik khususnya di daerah yang sempat tertinggal,” tuturnya.
Pihaknya memastikan tidak akan ada bursa pembukaan calon Ketua DPW PPP Bangka Belitung, serta memastikan untuk jabatan tersebut akan diduduki oleh kader yang tepat.
“Jadi sistem kita itu, tidak ada pencalonan ketua. Nanti lima formatur ini akan berembuk bersama dengan DPP, menyampaikan usul-usulannya. Kemudian nanti kandidat-kandidat kemungkinan besar itu dipanggil DPP, ada semacam fit and proper test nanti baru DPP setuju atau tidak dengan hasil formatur,” jelasnya.
Amri Cahyadi juga berharap DPW PPP Bangka Belitung tetap solid menjaga kebersamaan, serta tidak ada perpecahan yang terjadi.
“Kami berupaya tim formatur untuk merangkul semuanya, tidak ada yang tersisihkan. Segala komponen partai nanti akan kami pertimbangkan untuk kami satukan kembali. Modal PPP itu salah satunya, kebersamaan dan kesolidan struktur. Tantangan kita ke depan itu makin berat karena pastinya partai-partai kompetitor kita akan terus berusaha untuk memperbaiki kinerja mereka, nah begitu juga PPP,” ungkapnya.
Ketua DPC PPP Bangka Barat, Andri memastikan seluruh kader akan tetap solid dan berpegang teguh, terhadap prinsip partai serta berpihak kepada masyarakat. Hal ini diungkapkan pasca-penyelenggaraan Musyawarah Wilayah DPW PPP Bangka Belitung yang digelar di Swissbell Hotel Pangkalpinang.
“Alhamdulillah perjalanan Muswil ini hingga akhir, berjalan dengan aman dan lancar. Seluruh kader mengedepankan musyawarah, sehingga hasilnya pun dapat disepakati bersama,” ujar Andri.
Lebih lanjut terkait dengan pembentukan tim formatur yang akan menyusun kepengurusan DPW PPP Bangka Belitung, pihaknya optimistis akan ada hasil yang terbaik untuk seluruh pihak. “Ini memang mekanisme partai, sehingga apa yang dihasilkan tim formatur nanti juga akan menjadi ke hendak kami para kader agar PPP dapat terus maju,” jelasnya.
Selain itu DPC PPP Bangka Barat memastikan akan terus berjuang bersama, memastikan kader tetap di visi misi yang sama dalam arah pembangunan yang lebih baik. “Ayo semua kader saling bahu membahu, berjuang mewujudkan cita-cita bangsa serta memperjuangkan kepentingan rakyat,” tuturnya. (*)






