Polisi Diduga Salah Tangkap, Kantor Polsek Parungpanjang Diamuk Warga

Polisi Diduga Salah Tangkap, Kantor Polsek Parungpanjang Diamuk Warga

Indonesiadaily.net – Ratusan warga menggeruduk Kantor Polsek Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat sore 27/12/25), menyusul dugaan salah tangkap yang dilakukan oknum polisi terhadap seorang remaja santri.

Aksi protes tersebut sempat berujung ricuh dan nyaris berujung amuk massa. Dalam rekaman peristiwa, terlihat massa mengepung kantor polisi dan terlibat adu mulut dengan sejumlah perwira. Situasi semakin memanas hingga terjadi aksi saling kejar dan baku hantam. Beberapa fasilitas di halaman kantor Polsek Parungpanjang juga sempat diobrak-abrik warga sebagai bentuk pelampiasan kekesalan.

Bacaan Lainnya

Kericuhan akhirnya berhasil diredam setelah aparat kepolisian lainnya bersama tokoh masyarakat dan pengurus setempat turun tangan untuk melerai massa. Warga mengaku geram lantaran seorang remaja santri berusia sekitar 17 tahun, yang disebut sebagai anak seorang kiai, diduga menjadi korban salah sasaran penangkapan terkait kasus narkoba. Selain itu, warga juga tidak terima karena remaja tersebut diduga mengalami tindakan kekerasan saat ditangkap.

“Penangkapannya waktu subuh, pulang ziarah, itu tidak ada apa-apa. Katanya salah tangkap. Anak itu ditangkap, dipukuli, lalu akhirnya dipulangkan,” ujar Herman, salah satu warga Cigudeg. Menurut warga, hingga kini belum ada penjelasan jelas terkait status remaja tersebut maupun alasan penangkapannya. Hal inilah yang memicu emosi warga hingga berujung pada aksi protes besar-besaran. Sementara hingga Minggu siang, Polres Bogor belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi lengkap peristiwa maupun dugaan salah tangkap tersebut. (Dju)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *