Indonesiadaily.net – (NNC) bersama Philippine Women’s Association (PWA) dan Indonesia International Institute for Life-Sciences (i3L) menggelar acara webinar dan bazar bertajuk “UMKM Pantang Menyerah: Solusi Permodalan, Kemitraan, dan Pemasaran Jitu”. Kegiatan yang berlangsung secara hybrid di kampus i3L, Jakarta, ini menjadi wadah kolaborasi lintas sektor untuk mendorong pelaku UMKM agar semakin berkembang dan naik kelas
Acara yang berlangsung meriah ini didukung oleh berbagai pihak, di antaranya Permodalan Nasional Madani (PNM), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Astra Internasional, Prudential, dan JNE. Dukungan juga datang dari Klinik Utama Jakarta Heart Center (JHC) dan Aleena Hoz Beauty serta Bank Syariah Indonesia (BSI).
Asisten Deputi Kementerian Koperasi dan UMKM, Ari Anindya, hadir sebagai keynote speaker menggantikan Menteri Koperasi dan UMKM Maman Abdurrahman yang berhalangan karena agenda kenegaraan. Dalam sambutannya, Ari menegaskan bahwa pemerintah tengah fokus memperluas akses pasar dan digitalisasi bagi pelaku usaha mikro melalui program “Juragan UMKM”.
“Program ini menargetkan lebih dari 4.900 pelaku UMKM agar mampu naik kelas dan berdaya saing. Kolaborasi lintas sektor seperti ini sangat penting untuk memperkuat ekosistem usaha mikro di Indonesia,” ujar Ari.
Webinar ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai bidang, di antaranya Direktur Eksekutif Hukum LPS Dr. Ary Zulfikar, Senior Consultant di World Bank, UNDP, dan ADB Dr. John Vong, Head of Corporate Business Sales Prudential Indonesia Lili Yunita, serta Rananggana Rayidhea dari Astra Internasional.
Selain sesi diskusi, peserta juga disuguhi bazar yang diikuti oleh 16 tenant UMKM seperti Citara Food, Huntsman, Lunee Bites, Mie Ayam Legenda, Pea Tea, Pramesthi, Ton Diecast, Aleenahoz, dan Galuh Kitchen. Peserta dapat menikmati acara tanpa biaya dan berkesempatan memperoleh doorprize, merchandise, voucher belanja, hingga layanan Mini Medical Check Up gratis dari JHC.
Rektor i3L, Katherine menjelaskan bahwa sejak Agustus 2025 i3L telah bertransformasi menjadi universitas yang menitikberatkan pada pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi global, termasuk dalam bidang kewirausahaan dan keberlanjutan.
“Kami berkomitmen mendukung pembangunan berkelanjutan melalui tiga pilar utama: manusia, ekonomi, dan lingkungan. Lewat kolaborasi seperti ini, kami ingin UMKM dapat berkembang secara berkelanjutan,” tutur Katherine.
Sementara itu, Pemimpin Redaksi netralnews.com Sulha Handayani menegaskan komitmen medianya untuk terus menjadi ruang inspirasi bagi pelaku usaha kecil.
“Selama ini NNC konsisten mendukung UMKM agar bisa naik kelas dan berdaya saing global,” ujar Sulha, yang sempat berpantun mengajak peserta untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Presiden Philippine Women’s Association, Rosalie S. Ticman, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari kerja sama antara PWA dan NNC yang telah terjalin sejak tahun sebelumnya.
“Mayoritas pelaku UMKM adalah perempuan. Karena itu, kami ingin terus memperkuat kolaborasi dalam pemberdayaan perempuan Indonesia dan Filipina. Tahun ini juga bertepatan dengan 75 tahun persahabatan kedua negara,” ungkap Rosalie.
Acara kolaboratif ini menegaskan semangat bersama antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan media dalam mendorong UMKM Indonesia agar mampu tumbuh tangguh, inovatif, serta menjadi penggerak utama perekonomian nasional.(*)



