Jejak Margono Djojohadikusumo: Pendiri BNI dan Penggagas Uang Republik Resmi Diluncurkan

 

Indonesiadaily.net – Buku berjudul Margono Djojohadikusumo: Pejuang Ekonomi dan Pendiri BNI 1946 karya HMU Kurniadi dan Jimmy S. Harianto resmi diluncurkan pada Jumat (8/8) di Kompas Institute, Jakarta. Buku ini merekam perjalanan hidup Margono Djojohadikusumo, kakek Presiden Prabowo Subianto, yang dikenal sebagai pendiri Bank Negara Indonesia (BNI) sekaligus penggagas Oeang Republik Indonesia (ORI), uang resmi pertama Republik Indonesia pasca-kemerdekaan.

Bacaan Lainnya

Dalam peluncuran tersebut, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan bahwa warisan Margono, terutama pendirian BNI dan gerakan koperasi, merupakan instrumen penting dalam perjuangan ekonomi bangsa. “Ini adalah bagian penting dalam menjaga memori kolektif bangsa,” ujarnya.

Wakil Kepala Staf Presiden, Muhammad Qodari, menyampaikan penghargaan khusus kepada Margono sebagai sosok yang layak disebut sebagai Bapak Uang Republik Indonesia. Menurutnya, kehadiran uang Republik tidak hanya memfasilitasi transaksi ekonomi, tetapi juga menjadi simbol harga diri dan kemerdekaan bangsa.

Sementara itu, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah menilai gagasan perbankan pro-rakyat yang diperkenalkan Margono sangat relevan hingga saat ini, terutama dalam menyediakan kredit rumah yang terjangkau. “Kredit rumah murah adalah instrumen untuk menjaga martabat dan kemandirian rakyat,” kata Fahri.

Direktur Commercial Banking BNI, Muhammad Iqbal, mengaku sangat terinspirasi oleh pesan Margono yang menyatakan bahwa peran bank bukan sekadar menghitung uang, melainkan menyusun harga diri bangsa. Pesan tersebut menjadi panduan dalam menjalankan tugasnya di BNI.

Dalam kesempatan itu, perwakilan keluarga Margono, Mora Dharma Silitonga, mengingatkan bahwa ukuran keberhasilan sejati adalah manfaat yang dirasakan langsung oleh rakyat. Sementara para penulis buku, HMU Kurniadi dan Jimmy S. Harianto, mengungkapkan bahwa riset buku ini memakan waktu lebih dari setahun, melibatkan penelusuran arsip dan wawancara dengan berbagai pihak.

Peluncuran buku ini dihadiri oleh tokoh nasional, akademisi, sejarawan, ekonom, dan keluarga besar Margono. Acara diakhiri dengan penandatanganan buku sebagai simbol pengakuan terhadap kontribusi Margono dalam pembangunan ekonomi nasional.

Buku yang disusun oleh tim di bawah pimpinan Iqbal Irsyad ini kini telah tersedia di toko buku dan platform daring, menjadi referensi penting bagi siapa saja yang ingin memahami peran para founding fathers dalam membangun ekonomi Indonesia.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *