Indonesiadaily.net – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Deskranasda) Kulon Progo terus mendorong kemajuan pelaku usaha lokal dengan menyediakan ruang promosi dan pemasaran di showroom yang berlokasi di Pasar Bendungan, Wates. Gedung yang cukup representatif ini menjadi tempat bagi para pelaku usaha menampilkan berbagai produk unggulan khas Kulon Progo, seperti batik, handycraft, hingga makanan ringan.
Menurut Retna Winarti, petugas yang sehari-hari menjaga showroom, Deskranasda Kulon Progo berawal dari inisiatif sejumlah perajin batik yang ingin memiliki wadah bersama untuk memasarkan produk mereka.
“Awal mula berdirinya Deskranasda berasal dari para pelaku usaha batik di wilayah Kulon Progo,” ujarnya saat ditemui, Selasa (12/8/2025).
Beberapa usaha batik yang sempat aktif di awal antara lain Farras Batik, Sembung, Joeragan, dan Sinar Abadi. Namun, seiring berjalannya waktu, tidak semua tetap aktif menyalurkan produknya ke showroom.
“Misalnya, Farras Batik sudah tidak menitipkan produknya lagi di sini,” lanjut Retna.
Meski demikian, Deskranasda membuka kesempatan seluas-luasnya bagi pelaku usaha lain untuk ikut memasarkan produknya. Tidak terbatas pada batik, sejumlah produk kerajinan tangan dan makanan ringan kini turut meramaikan etalase showroom.
Untuk urusan pemasaran, Deskranasda memadukan strategi online dan offline. Selain menjual langsung di showroom, mereka juga aktif memasarkan produk melalui media sosial serta menjalin kerja sama dengan berbagai instansi pemerintah.
“Kami bekerja sama dengan dinas-dinas, terutama saat mereka menerima tamu dari luar daerah. Produk-produk lokal ini menjadi buah tangan yang memperkenalkan potensi Kulon Progo,” pungkasnya.
Melalui kehadiran Deskranasda, para pelaku UMKM Kulon Progo diharapkan dapat terus berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas, sekaligus melestarikan kekayaan budaya lokal.(*)
Penulis : Hari Sutanta






