Indonesiadaily.net, Bogor – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tangani limbah detergen di Sungai Ciliwung yang mengakibatkan terhentinya layanan air bersih di wilayah Cibinong dan Babakan Madang.
Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor, Abdul Somad di Cibinong, mengatakan pihaknya menerjunkan petugas untuk menangani limbah detergen di aliran Sungai Ciliwung.
“Sehubungan dengan adanya limbah detergen di Sungai Ciliwung maka proses produksi dan distribusi air dihentikan sementara waktu untuk wilayah Cabang Cibinong dan Cabang Babakan Madang,” ungkap Abdul Somad.
Tidak hanya menangani limbah deterjen, petugas Tirta Kahuripan juga mengantisipasi kebocoran pipa untuk meningkatkan kenyamanan pelayanan terhadap pelanggan.
Selain itu, sambung Abdul Somad, pihaknya juga mewaspadai gangguan aliran air akibat faktor alam, seperti curah hujan tinggi.
“Ketika curah hujan tinggi, sungai akan meluap dengan membawa endapan lumpur yang menyebabkan kekeruhan tinggi, sehingga lebih sulit diolah menjadi air bersih,” katanya.
Adapun antisipasi yang dilakukan, salah satunya memaksimalkan daya tampung bak penyimpanan air, agar pengaliran air bersih ke pelanggan tetap terjaga sampai keadaan normal.
“Dengan didukung 11 unit truk tangki air berkapasitas 4.000 liter yang tersebar di seluruh wilayah pelayanan Perumda Air Minum Tirta Kahuripan diharapkan gangguan pengaliran melalui pipa distribusi dapat disalurkan kepada pelanggan sesegera mungkin,” ucap Abdul Somad. (*)






