Komisi IV DPR RI Pantau Stok dan Harga Pangan di Pasar Cibinong Bogor

Bogor, Indonesiadaily.net – Anggota Komisi IV DPR RI Ravindra Airlangga memantau langsung stok dan harga pangan menjelang lebaran di Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin 1 April 2024. Kunjungan Ravindra didampingi Penjabat (Pj) Bupati Bogor Asmawa Tosepu.

“Kami memantau ada beberapa pergerakan harga khususnya harga daging ayam mengalami kenaikan. Kami juga sekaligus memantau program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yakni ketersediaan stok beras,” ujar Ravindra.

Bacaan Lainnya

Menurut Ravindra, program SPHP ini akan membantu menekan dan mengantisipasi kenaikan harga beras. Berikutnya, memantau stok dan harga lainnya seperti daging, bawang merah, bawang putih, serta bahan pokok lainnya.

“Untuk menekan kenaikan harga, kita akan terus meningkatkan intervensi pasar melalui regulasi, kemudian memastikan target sasarannya sesuai kepada yang membutuhkan stabilisasi harga pangan, utamanya adalah daging,” ungkapnya.

Sementara itu, Pj. Bupati Bogor, Asmawa Tosepu, mengatakan, stok pangan aman jelang lebaran dan stabilisasi harga terus dilakukan.

Kata dia, di Kabupaten Bogor selama bulan Ramadhan hingga menjelang lebaran ada pergerakan kenaikan harga. Misalnya, daging ayam di kisaran 40 ribu rupiah per kilogram, daging sapi di kisaran 135 ribu rupiah diperkirakan sampai hari lebaran bisa naik di angka 150 ribu rupiah. Ini karena ada dinamika pasar, di mana kebutuhan masyarakat semakin meningkat.

“Terkait dengan stok pangan di Kabupaten Bogor, Insha Allah aman sampai tiga bulan ke depan. Kemudian di beberapa titik di Kabupaten Bogor secara rutin kita laksanakan operasi pasar murah, termasuk di Pasar Cibinong. Ini dalam rangka Pemkab Bogor memastikan ketersediaan bahan pangan yang dibutuhkan oleh masyarakat dengan harga yang lebih murah,” kata Asmawa.

Ia menambahkan, Pemkab Bogor senantiasa mendorong terjadinya stabilitas harga, sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia dan Menteri Dalam Negeri bahwa TPID harus bergerak terus. Pemkab Bogor juga akan terus bersinergi dengan Komisi IV DPR RI terkait dengan pengembangan perekonomian di Kabupaten Bogor.

“Untuk kegiatan pasar murah, kami mendapat dukungan dari jajaran stakeholder terkait. Intinya Pemkab Bogor ingin memastikan masyarakat bisa mendapatkan bahan pangan salah satunya beras, yang berkualitas dengan harga yang lebih murah,” jelasnya.
(Albin Pandita)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *