Iran Lakukan Serangan Udara ke Israel, 100 Drone Diluncurkan

Serangan Udara Iran ke Israel.(istimewa/indonesiadaily.net)

 

Indonesiadaily.net – Iran telah melakukan serangan udara kepada Israel. Setidaknya lebih dari 100 drone diluncurkan ke arah negara Israel. Serangan tersebut merupakan balasan atas tindakan Israel terhadap konsulat Iran di Damaskus awal bulan ini.

Bacaan Lainnya

Seorang pejabat militer Israel mengatakan pada pengarahan Sabtu malam lalu bahwa lebih dari 100 drone telah diluncurkan ke Israel dari Iran. Pejabat itu mengatakan Israel sedang mengawasi peralatan lain yang berpotensi diluncurkan oleh Iran.

“Kami mengikuti kemampuan peluncuran lain yang dimiliki Iran saat ini. Saya tidak bisa memastikan hal positif mengenai amunisi lain selain drone, drone peledak yang diluncurkan Iran ke arah kami,” ucap pejabat tersebut dikutip dari CNN.

Pejabat itu menambahkan bahwa drone diperkirakan akan tiba pada jam-jam berikutnya. Selanjutnya lebih banyak lagi gelombang drone yang mungkin terjadi seiring berjalannya waktu. Sebagai persiapan menghadapi apa yang mungkin terjadi, Israel telah melakukan beberapa pengacakan GPS, serta menutup wilayah udara Israel.

“Kami memiliki pertahanan yang sangat kuat untuk mengatasi segala sesuatu yang terbang menuju Israel,” tambah pejabat itu.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Iran Brigjen Mohammad Reza Ashtiani mengeluarkan peringatan keras kepada negara mana pun yang mengizinkan Israel memanfaatkan wilayah udara atau wilayahnya untuk menyerang Iran. Pihaknya mengatakan bahwa mereka akan menghadapi tanggapan yang tegas dari Iran.

“Negara mana pun yang membuka wilayah udara atau tanahnya bagi Israel untuk menyerang Iran akan menerima tanggapan tegas kami,” lapor berita negara IRNA, mengutip Ashtiani.

Dikutip dari Aljajeera, Kementerian Transportasi Irak telah mengumumkan bahwa wilayah udara negara itu kini ditutup. Manajemen Bandara Internasional Erbil juga membenarkan dalam pernyataan berita bahwa keputusan penutupan wilayah udara Irak juga mencakup wilayah Kurdi Irak.

Pemerintah Lebanon juga menyatakan akan membuka kembali wilayah udaranya pada pukul 7 pagi waktu setempat (04:00 GMT). Negara ini bergabung dengan Irak, Yordania, dan Israel dalam menutup wilayah udaranya.

Reuters juga melaporkan pertahanan udara Mesir dalam keadaan siaga di tengah kekhawatiran akan serangan pesawat tak berawak Iran yang ditujukan ke Israel.

Komando Umum militer Mesir telah membentuk tim untuk memantau situasi dan membuat keputusan yang diperlukan mengenai wilayah udara negara tersebut, kata sumber militer dan keamanan Mesir kepada kantor berita tersebut.(*)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *