Indonesiadaily.net – ‘Acintya Nu Sangara’ yang berarti melampaui segalanya yang mustahil menjadi tema yang diangkat SMA Lazuardi GCS dalam kegiatan End of Term Performances, Kamis 7 Maret 2024. Ada berbagai macam kegiatan Pesonalized Art Program dari siswa SMA yang berlokasi di Jalan Bukit Sikumbang, Kecamatan Pancoranmas, Kota Depok tersebut. Diantaranya Fun Cooking, Tari, Musik, Melukis, dan Multimedia yang dikemas dengan apik sebagai festival-festival internasional.
Kepala SMA Lazuardi GCS, Verda Amalia mengatakan, End of term performances adalah salah satu bagian dari ujian praktik sekolah sebagai kegiatan pengukuran capaian kompetensi siswa pada ranah keterampilan yang dilakukan oleh SMA Lazuardi GCS dengan mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan (SKL).
Ada dua mata pelajaran yang menjadi landasan dalam kegiatan End of Term Performances, yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Ini juga bagian dari pengambilan nilan untuk kedua mata pelajaran tersebut.
“Khusus siswa siswi kelas XII, mereka diberikan tantangan untuk menunjukkan hasil belajar selama 3 tahun di SMA Lazuardi GCS melalui pembuatan karya orisinil,” ucapnya.
Verda menjelaskan, ada beberapa bentuk kegiatan dan penampilan siswa di End of Term Performances, diantaranya ada Painting Exhibition, Multimedia Exhibition, Live Cooking Performance, Dance Performance, Percussion/Band/Choir Performance, dan Theater.
“Karya siswa kelas XII ditampilkan di hadapan guru, orang tua siswa, dan adik kelasnya.
Verda menuturkan, penampilan di End of Term Performances tentu yang disajikan menanamkan sifat pantang menyerah, karena dengan itu rintangan dalam hidup kita akan mampu dihadapi dan menumbuhkan karakter yang tangguh. Jadi, banyak pesan positif yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
“Tidak hanya sekedar nilai yang didapatkan siswa, tetapi juga tentang bagaimana menyebarkan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya. (*)






