Indonesiadaily.net – Menjalankan ibadah puasa selama Ramadan dapat membawa banyak manfaat kesehatan. Di sisi lain, puasa juga dapat menimbulkan kondisi lain seperti bau mulut. Lalu, apa yang menyebabkan orang yang berpuasa rentan mengalami bau mulut? Berikut ini penyebab dan cara mengatasinya, simak penjelasan berikut ini.
Ternyata, bau mulut pada orang yang tengah menjalankan puasa pernah menjadi perhatian tersendiri bagi Rasulullah s.a.w. semasa hidupnya. Sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah s.a.w. bersabda, yang artinya:
“Sungguh bau mulut orang puasa itu lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.” (H.R. Muslim).
Ada beberapa orang yang salah kaprah memaknai hadis ini secara harfiah. Mereka menganggap tak perlu membersihkan mulutnya ketika berpuasa karena bau mulut orang berpuasa lebih wangi daripada bau minyak kasturi menurut Allah SWT. Padahal, merujuk NU Online, yang dimaksud adalah pahalanya lebih banyak menurut Allah daripada pahala orang yang memakai minyak kasturi pada salat Jumat atau salat Idulfitri dan Iduladha.
Ada banyak faktor pemicu orang dapat mengalami bau mulut selama puasa.
Melansir laman Dr. Michael’s Dental Clinic, berikut deretan alasan bau mulut tidak sedap pada orang yang berpuasa.
1 Kebersihan Mulut yang Buruk
Tidak menyikat gigi dan membersihkan gigi dengan benang secara teratur dapat menyebabkan penumpukan bakteri di mulut. Di sisi lain, dikutip dari Dr. Roze Wellness Clinics, menyikat gigi segera setelah makan tidak direkomendasikan. Lebih baik tunggu sekitar 30 menit setelah makan agar bakteri alami pada mulut punya kesempatan untuk mencerna makanan.
2. Mulut Kering
Mulut kering adalah efek samping puasa yang umum. Ketika tubuh tidak mengonsumsi makanan dan minuman apapun dalam waktu lama, produksi air liur berkurang. Air liur alias saliva membantu untuk membersihkan mulut dan menghilangkan bakteri penyebab bau mulut. Tanpa air liur, bakteri dalam mulut dapat berkembang dan menyebabkan napas bau.
Tak hanya itu, tubuh yang memecah cadangan lemak untuk energi juga melepaskan bahan kimia keton yang
diproduksi bersamaan dengan keluarnya napas, sehingga menambah aroma bau mulut.
3. Konsumsi Makanan Tertentu
Makanan seperti bawang merah, bawang putih, petai, jengkol, durian, dan rempah-rempah dapat menyebabkan bau mulut jika dimakan. Makanan tersebut dapat bertahan lama di mulut setelah Anda memakannya dan menyebabkan hal yang buruk. Oleh karena itu, sebaiknya hindari makanan berbau menyengat saat sahur.
4. Merokok
Terlepas dari hukum merokok saat puasa, produk tembakau dapat meninggalkan bau tak sedap di mulut dan menyebabkan bau mulut.
5. Masalah Gigi dan Mulut
Gigi berlubang, karang gigi, sariawan, lidah kotor, penyakit gusi, dan masalah mulut lainnya dapat menyebabkan bau mulut. Selain itu, gangguan sinus di hidung dan gangguan tenggorokan juga memicu munculnya bau mulut saat berpuasa.
6. Penyakit Tertentu
Mengutip detikHealth, spesialis kedokteran gigi anak Prof. Heriandi Sutadi, drg, SpKgA (K), PhD menyebutkan bahwa paru-paru dan saluran pencernaan bisa menjadi penyebab bau mulut. Pasalnya, seseorang mungkin saja terkena infeksi atau radang pada paru-paru, sedangkan saluran pencernaan sangat erat hubungannya dengan makanan. Menurut penelitian, cairan pencernaan akan tetap keluar meskipun tidak ada asupan makanan selama puasa.
Setelah mengetahui beberapa penyebab timbulnya bau mulut selama puasa, ada lima cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah bau mulut. Berikut ini cara mengatasinya yang bisa Anda lakukan di rumah.
Cara mengatasinya antara lain rutin menyikat gigi, membersihkan lidah, dan menggunakan obat kumur, mencukupi kebutuhan cairan selama buka dan sahur, konsumsi diet gizi seimbang, membatasi makanan dan minuman tinggi gula, serta hindari pencetus bau mulut seperti merokok dan makanan berbau tajam.(*)






