KPPS dan Logistik Pemilu 2024 di TPS Khusus Rutan Depok Perlu Disiapkan Maksimal

Panwaslu Kecamatan Cilodong saat menyampaikan hasil pengawasan logistik di sekretariat Panwaslu Kecamatan Cilodong, RT. 002/004 Kelurahan Jatimulya, Kecamatan, Cilodong, Depok, Sabtu (27/1/2024). Foto : Istimewa

Indonesiadaily.net, Depok – Panitia pengawas pemilu atau panwaslu Kecamatan Cilodong Depok meminta persiapan di Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di tempat pemungutan suara (TPS) khusus dipersiapkan maksimal, seperti TPS Khusus di rumah tahanan (Rutan) untuk Pemilu 2024.

Anggota Panwaslu Kecamatan Cilodong Much. Murdiono mengatakan TPS Khusus di Rutan untuk logistik pemilu-nya dari panitia pemilihan kecamatan atau PPK Cilodong gabung dengan Panitia Pemungutan suara (PPS) Cilodong.

Bacaan Lainnya

“Untuk TPS khususnya di Rutan Depok, ada 6,” kata Much Murdiono, Sabtu (27/1/2024).

Sedangkan untuk daftar pemilih tetap (DPT) ada 923  orang dan disiapkan logistiknya berikut tambahan surat suara 2 persen.

“Sekarang pun yang ada di gudang logistik PPK baru bilik, jatah pengesetan kita dari tanggal 3-5 Februari,” papar Mamat, sapaannya.

Mamat mengungkapkan, kelompok panitia pemungutan suara (KPPS) di  TPS Rutan dari mahasiswa, sehingga ia meminta agar diberi bimbingan teknis (Bimtek) khusus.

“Biar lebih paham dan pelaksanannya bisa berjalan sesuai jadwal, kemarin juga sudah ikut dilantik, otomatis di Bimtek juga,” katanya.

Berkaca dari pemilu sebelumnya, warga binaan pemasyarakat (WBP) sulit dipanggil ke TPS, karena saat dipanggil posisi mereka masih di dalam sel.

“Mungkin ada mekanisme yang baru, seperti WBP dihadirkan di TPS, setelah menggunakan hak suara, mereka kembali ke dalam sel, atau bagaimana sistemnya agar mempercepat proses mereka menggunakan hak suara,” terangnya.

Selain itu, WBP juga tidak dari satu dapil saja, bahkan ada yang dari luar Depok, sehingga dibutuhkan ketelitian dari KPPS untuk memberikan surat suaranya.

“Kita kan ingin menjamin hak politik setiap warga negara yang sudah memiliki hak pilih dapat menggunakan hak suaranya,” ucap Mamat. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *