Indonesiadaily.net – Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat terus berupaya menciptakan dan menjaga kerukunan antar etnis dan umat beragama.
“Kami berupaya untuk terus menjaga kerukunan antar etnis dan antar umat beragama di Kota Depok,” kata Wali Kota Depok Mohammad Idris usai acara puncak HUT Kota Depok ke 24 tahun di Balaikota.
Dalam menjaga keberagaman umat beragama dan etnis berkolaborasi dengan Forkompinda untuk perwakilan dari Pemerintah Kota Depok adalah Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).
“Kesbangpol akan berkolaborasi dengan Forkopimda, dalam hal ini kepolisian, kejaksaan dan lain sebagainya,” ungkap Mohammad Idris.
Dirinya menyebutkan berdasarkan hasil survei Kesbangpol dan Universitas Indonesia (UI), kerukunan beragama di Kota Depok meningkat.
Potensi konflik sosial mengalami penurunan mulai tahun 2018 dan ada tiga kecamatan yang potensi konflik sosial berada di bawah garis standar sehingga harus ditingkatkan.
“Tahun 2021 meningkat satu poin. Justru yang unik ada potensi kerentanan dalam suatu agama tertentu terkait ideologi dan kepercayaan sehingga memicu konflik,” pungkasnya.
Penulis : M.Yadi
Editor : Nur Komalasari






