Indonesiadaily.net – Beredar di media sosial keluhan warga yang mengaku dimintai uang secara paksa oleh juru parkir di Alun-alun Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Korban dengan akun Instagram nengah_bali25 tersebut mengaku dimintai uang oleh tukang parkir yang dalam kondisi mabuk.
“Tukang parkirnya mabuk, terus minta uangnya dengan cara yang tidak menyenangkan, teriak-teriak sampai hampir ada perkelahian,” tulis akun tersebut dikutip dari seputartangsel, Selasa (2/5/2023).
Korban melanjutkan, dirinya mempertanyakan pengelolaan parkir Alun-alun Pamulang yang kerap dikuasai preman .
“Memang Alun-alun Pamulang dikelola parkir Pemerintah atau banyak pemuda mabuk yang suka bikin onar,” ungkapnya.
Kasus tersebut pun mendapatkan respon dari Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan. Dirinya meminta masyarakat tidak usah takut jika mendapati prilaku seperti itu lagi.
“Tidak usah takut, laporkan ya ke Polsek ini di samping. Ini lahan Pemerintah, jadi jangan sampai ada lagi pungutan-pungutan liar seperti itu,” tegas Pilar di alun-alun Pamulang.
Pilar menjelaskan sistem parkir di lokasi tersebut masih dikelola masyarakat namun diawasi Dinas Perhubungan.
“Jadi kalau ada yang mematok harga untuk parkir di sini segera laporkan. Tidak hanya parkir saja, termasuk kuliner yang harganya tidak masuk akal segera laporkan,” ucap Wakil Wali Kota Tangsel. (*)
Reporter : Ihya Ulumuddin
Editor : Andri






