Indonesiadaily.net – Seringkali kita mendapati bau dari tabung gas dan mengira ada kebocoran. Namun, penanganan kebocoran tabung gas yang keliru dapat berakibat fatal, seperti memicu ledakan dan kebakaran. Lalu, bagaimana cara yang tepat menanganinya? Berikut tips nya.
Di media sosial TikTok, beredar sebuah video cara menangani tabung gas bocor dengan merendamnya di air.
“Kaget tiba-tiba bau gas. Ternyata bocor. Karena panik langsung direndam di air aja,” tulis pengunggah video.
Video berdurasi 1 menit 42 detik itu memperlihatkan tabung elpiji direndam air hingga gas di dalamnya terbuang habis.
Merendam tabung elpiji di air tidak sepenuhnya aman untuk menangani kebocoran gas. Cara tersebut masih berisiko mengakibatkan kecelakaan, seperti yang terjadi di Desa Mulyasari, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat pada 16 Oktober 2022.
Belasan warga desa tersebut mengalami luka bakar akibat kebocoran gas. Kebocoran tabung elpiji subsidi 3 kilogram ini terjadi saat hajatan kawinan yang digelar warga Mulyasari. Tim dapur yang mengetahui adanya tabung elpiji bocor langsung merendamnya ke dalam air. Karena tabung elpiji itu sudah dirasa aman, tim dapur menggunakannya kembali untuk memasak, tapi tiba-tiba api menyembur dan melukai belasan warga.
Pjs Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting membagikan cara menangani kebocoran tabung elpiji. Pertama, identifikasi kebocoran dengan memperhatikan ciri-ciri seperti bau khas elpiji dan atau terdengar suara mendesis.
Kemudian, pastikan kompor gas dalam keadaan mati dan lepaskan regulator dari tabung elpiji. Selanjutnya, bawa tabung elpiji ke luar ruangan atau tempat terbuka seperti halaman rumah dan tempat terbuka lainnya.
Perlu diingat untuk tidak menyalakan api, listrik, atau sumber panas lainnya selama bau khas elpiji masih tercium.
Irto menambahkan, apabila masyarakat bingung dengan apa yang harus dilakukan, maka bisa menghubungi Pertamina Call Center pada nomor 135 untuk mendapatkan bantuan penanganan atau penyampaian keluhan produk. (*)
Editor : Nur Komalasari






