Viral! Ibu di Palembang Dilaporkan Anak ke Polisi Karena Dimarahi Pacaran Kelewat Batas

ilustrasi broken heart. (pixabay)

Indonesiadaily.net – Seorang ibu di Palembang mengaku dilaporkan anak kandungnnya yang masih duduk di bangku SMP karena tak terima dimarahi setelah kepergok berpacaran terlewat batas.

Unggahan sang ibu tentang peristiwa itu menjadi viral di media sosial. Sang ibu mengaku juga menemukan chat vulgar di handphone milik anaknya tersebut, diduga chat tersebut berasal dari pacar sang anak.

Bacaan Lainnya

Lewat akun instagram @igtainmenttt yang dilansir dari Tribunnews.com, pada Rabu, (30/11/2022) ibu itu menceritakan kronologi awal sang anak ketahuan berpacaran. Dalam unggahan sang ibu, anaknya mengaku marah hingga melaporkan ibunya ke pihak kepolisian atas dugaan kekerasan.

“Berawal dari marahi dan ngasi sedikit pelajaran ke anak cewe sy krna ketahuan pacaran kelewat batas,” ungkap sang ibunda.

Ibu ini mengaku sakit hati setelah melihat pesan whatsapp anaknya yang berisi kalimat vulgar.

“Babee gapapa sayangg aku dari tadi nungguin kamuu kngenn berat sama kamu,” bunyi pengirim pesan kepada anak ibu tersebut.

“Kalo ci*ok it emng manis yaa?” pesan pengirim.

Sang anak rupanya mengadu setelah dimarahi oleh ibunya dan meminta maaf kepada kekasihnya.

“Aku dimarahi krna ketahuan, berantem ishh,” ujar sang anak.

“Maap da bikin pu***,” sambungnya.

Sebagai seorang ibu, dirinya mengaku sakit hati melihat sang anak yang masih terbilang dibawah umur berpacaran kelewat batas.

“Baca chat anak isinya begini (emoji menangis),” ujarnya.

“Hancur hati seorang ibu tau anaknya udah liar kelewat batas,” ungkapnya.

Sedihnya, ibu ini mengaku menghidupkan anak-anaknya seorang diri sebagai single mom setelah ditinggalkan sang suami tanpa memberi nafkah.

“Dibesarkan oleh seorang single mom tanpa nafkah dari mantan suami sepeserpun sampai skrg,” paparnya.

Lantaran tak terima dilarang berpacaran oleh sang ibu, hingga sang anak berujung melaporkan ibunya sendiri ke polisi.

Ia melaporkan ibu kandungnya sendiri atas dugaan kekerasan.

“Tega ngelaporin ibu sendiri ke polisi atas dugaan kekerasa, ibu yg sudah membesarkan dan menyekolahkan banting tulang,” ungkap sang ibu.

Pada unggahan tersebut, ibu ini memperlihatkan bukti surat pelaporan sang anak ke Poltabes Palembang, Sumatera Selatan.

Sementara, unggahan ibu dari Palembang itu mendapat atensi dari warganet. Tak sedikit dari mereka miris dengan perbuatan sang anak yang tega kepada ibunya.

“Ngeri ya anak SMP skg, dl sy jaman SMP nongki aja msh d rental komik, baca komik Conan udh seneng bgt, sabar buat mama nya, doain anaknya biar jd lebih baik lg, doa ibu kan yg sebaik2nya doa d dunia,” ujar salah satu warganet.

“Anak SMP kan belum ada KTP ya belum cukup umur. Kalo lapor laporin gitu di terima yaa,” ujar ungkap warganet lainnya.

“Gw kalau jd emaknya gw usir anak gw…biarin dah di bilang tega atau apapun setidaknya qt sebagai ortu udah usaha mati2an buat anak… Apalagi seorang single Parent…” kata warganet.(*)

 

Editor: Nur Komalasari

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *