Rizal Ramli Calon Pemimpin Nasional yang Antitesa Kepemimpinan Jokowi

rizal ramli
Rizal Ramli

Indonesiadaily.net –  Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS), Anthony Budiawan mengungkapkan
Rizal Ramli adalah calon pemimpin nasional yang merupakan antitesa kepemimpinan Presiden Jokowi.

Ia menilai mantan Menko Kemaritiman tersebut berani melawan kebijakan oligarki dengan menghentikan proyek reklamasi Pulau G pada tahun 2016.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut dikatakan dalam akun Twitter pribadinya, @AnthonyBudiawan. Alumnus Erasmus University Rotterdam itu mengatakan, bahwa Rizal Ramli berani melawan kebijakan oligarki.

“Rizal Ramli terbukti pro rakyat, dengan menghentikan proyek reklamasi yang berpotensi mendapat untung Rp400 hingga Rp700 triliun,” ujarnya

Dalam akun Twitter-nya lagi, Anthony menulis bahwa perlawanan Rizal Ramli, bahkan saat menjadi menteri, merupakan bukti pelayanan kepada masyarakat menjadi prioritas utamanya.

“Rizal Ramli berani melawan oligarki ketika masih menjabat menteri di Kabinet, bukti pelayanan kepada masyarakat khususnya nelayan menjadi prioritas utama RR, meskipun berisiko diberhentikan dari jabatan. RR akhirnya diganti oleh Luhut, yang antitesa RR,” ujar Anthony.

Alasan Rizal Ramli berani menghentikan proyek tersebut lantaran reklamasi merupakan hal yang biasa, namun perlu memenuhi sejumlah persyaratan.

“Reklamasi harus bisa mengakomodasi beberapa sektor yaitu kepentingan negara, kepentingan nelayan dan kepentingan rakyat,” ujar Bang RR sapaan Rizal Ramli.

Mantan Menteri Keuangan di era Gusdur itu mengatakan banyak orang bertanya mengapa proyek reklamasi pulau G dihentikan. Menurutnya proyek ini tidak serta merta dihentikan tanpa ada alasan yang jelas. Dia menegaskan bahwa menteri-menteri terkait telah berdiskusi sebelum memutuskan untuk menghentikan proyek tersebut.

“Setelah berdiskusi, kami sepakat untuk membagi pelanggaran reklamasi menjadi 3 yaitu pelanggaran ringan, pelanggaran sedang dan pelanggaran berat,” ujarnya.

Namun, kemudian yang terjadi, Presiden Jokowi melakukan reshuffle terhadap para menteri. Menko Kemaritiman yang dijabat Rizal Ramli salah satu yang mendapat pergantian tersebut.

“Pergantian Bang RR berdampak pada reklamasi Teluk G, yang sejatinya telah diputuskan pembatalan pelaksanaanya oleh Putusan PTUN,” ujar aktivis Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta, Martin Hadiwinata. (*)

Editor : Nur Komalasari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *