Prediksi Puncak Covid-19 Terjadi di Waktu Ini, Dinkes DKI: Jaga Prokes

CSR2 : Vaksinator sedang menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada warga di Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit yang berlangsung di Kantor Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, Sumatera Utara, 1 Oktober 2021. Program-program sosial perusahaan dilaksanakan secara komprehensif didasarkan pada kebutuhan masyarakat, jangkauan layanan XL Axiata, serta kompetensi dan keahlian XL Axiata. Dalam 3 tahun terakhir, beragam program sosial telah kami laksanakan yang menghadirkan manfaat bagi lebih dari 1,5 juta orang masyarakat di hampir seluruh wilayah Indonesia.

Indonesiadaily.net – Hingga saat ini peningkatan kasus Covid-19 belum menenunjukan angka yang tinggi. Meski begitu, masyarakat diminta tidak boleh abai dengan prokes yang harus terus diterapkan.

Puncak peningkatan kasus atau lonjakan Covid-19 diprediksi berlangsung pada akhir November atau awal Desember 2022.

Bacaan Lainnya

Hal itu disampaikan Dinas Kesehatan atau Dinkes DKI Jakarta yang menyebutkan harus ada antisipasi mengenai hal tersebut dengan menyediakan tempat tidur.

” Untuk Natal dan Tahun Baru, kami telah melihat, membandingkan, menganalisis tren dibandingkan dengan tahun sebelumnya dan bagaimana risiko penyebabnya,” jelas Kepala Dinkes DKI Jakarta Widyastuti dilansir dari Suara.com.

Widyastuti mengatakan, saat ini tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit (BOR) di Jakarta dalam kisaran 20 hingga 25 persen.

Dinkes DKI berharap kenaikan angka Covid-19 tidak terjadi pada waktu-waktu tersebut.

“Untuk prediksi akan terjadi puncak kasus pada akhir November atau awal Desember, tetapi tentu kita berharap itu tidak terjadi dan akan dihindari dengan berbagai upaya,” ungkapnya.

Dalam hal ini, Widyastuti berharap agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes).

“Kami tetap mengimbau protokol kesehatan tetap dijaga, memakai masker terutama di tempat tertutup,” katanya.

Selain itu, ia juga meminta masyarakat untuk tetap waspada dengan menerapkan protokol kesehatan meski status PPKM di Jakarta level satu.

“Tentu peran media sangat strategis dan penting untuk mengedukasi warga untuk menjaga prokes dan pastikan kita terlindungi dengan vaksinasi,” katanya.(*)

Editor: Nur Komalasari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *