Indonesiadaily.net – Presiden Rusia, Vladimir Putin berikan apresiasi kepada Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) yang berani membangkang ketentuan dari Amerika Serikat (AS).
Alasan Putin berikan apresiasi seperti itu, karena menolak permintaan AS untuk menambah produksi minyak seperti dikutip dari Reuters pada Senin 31 Oktober 2022. Hal itu pun layak mendapatkan respek dari orang lain juga.
Alhasil, orang nomor satu di Rusia itu juga berkomitmen untuk memperkuat hubungan dengan Arab Saudi kedepannya.
Belakangan ini, Riyadh dan Washington sedang bersitegang karena Saudi enggan memenuhi permintaan AS menambah produksi minyak.
Awal Oktober 2022, Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak Bumi (OPEC+) menyatakan bakal memangkas target produksi minyak sebesar dua juta barel per hari.
Padahal, AS dan negara-negara Barat meminta Saudi dan OPEC+ menggenjot produksi minyak bumi dan gas di saat krisis dunia dan perang Ukraina dengan Rusia.
Keputusan ini menuai banyak kemarahan, salah satunya dari Presiden AS, Joe Biden. Ia juga menilai Riyadh bekerja sama dengan Moskow untuk mengurangi produksi minyak.
AS juga menuding Saudi berada di pihak Rusia menyoal perang di Ukraina.
Namun, Saudi membantahnya. Mereka menyatakan keputusan pengurangan minyak sesuai kesepakatan organisasi. (*)
Editor : Pebri Mulya






