Kamis, Mei 30, 2024

Santri Gontor Tewas Jadi Viral, Hotman Paris Sebarkan Video Autopsi

Indonesiadaily.net – Kasus tewasnya santri di Gontor berinisial AM yang viral di media sosial, rupanya menjadi perhatian pengacara kondang Hotman Paris Hutapea.

Lewat unggahannya di Instagram pribadinya, Hotman membagikan video dimana telah dilakukan autopsi atas jasad AM, santri yang menjadi korban penganiayaan seniornya di salah satu pondok pesantren di Gontor.

Dalam video tersebut terlihat berlatar sebuah makam. Diketahui lokasi tersebut merupakan tempat jasad AM dikebumikan.

Pada video yang diunggah tersebut nampak polisi berseragam dan ada pula yang mengenakan kaos warna hitam tengah berjaga di areal makam.

Terlihat jelas pula areal makam tempat berlangsungnya autopsi ditutupi kain berwarna hijau.

“Autopsi Alm Santri di Gontor! Perjuangan Hotman 911 mulai membuahkan hasil! Penyidikan dimulai,” tulis Hotman sebagai keterangan pada video yang diunggahnya, Kamis 8 September 2022.

Baca Juga  Targetkan Pembangunan Blok 1 dan 4 RSUD Kota Bogor Rampung Akhir Tahun

Sebelumnya Hotman juga mengunggah video dimana ia mengabarkan perkembangan kasus Santri di Gontor tersebut.

Hotman menyebut jika kasus ini kini sudah ditangani oleh pihak kepolisian di wilayah Gontor. Meski kasus ini, kata dia, baru ditindak lanjuti setelah dirinya beserta tim memviralkan kasus ini.

“Terimakasih kepada aparat kepolisian yang ada di Gontor. Setelah Hotman berserta tim Hotman 911 memviralkan kasus kematian di gontor akhirnya aparat kepolisian sudah bergerak untuk menyelidki kasus ini,” kata Hotman dalam video yang beredar di Instagramnya tersebut.

Hotman juga mengatakan bahwa timnya sudah mendatangi keluarga korban AM di Lampung.

“Terimkasih kepada semua tim Hotman 911 dan bertemu pertama kali pertama dengan ibu almarhum AM,” jelas Hotman.

Baca Juga  Gegara Ini Mahfud MD Sebut PSSI Seperti Pasar Jual Beli

Untuk diketahui AM tewas diduga mendapat tindak kekerasan oleh seniornya. Menurut penuturan Kabid Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kanwil Kemenag Jatim Mohammad As’adul Anam, bahwa peristiwa tewasnya santri terjadi pada tanggal 22 Agustus 2022 di Pondok Gontor.

Hal itu bermula saat ada kegiatan perkemahan Kamis-Jumat (Perkajum) yang dilaksanakan pada tanggal 15-16 Agustus.

“Pada hari Sabtunya, adalah hari pengembalian alat, lalu pada hari Senin, AM itu ditanya sama seniornya. Apakah ada permasalahan pada saat pengembalian alat yang digunakan itu?,” kata Anam, Selasa 6 September 2022.

Dari situlah terjadi percekcokan saat pengembalian alat-alat perkemahan itu. Meski begitu Anam belum mengetahui secara detail kekerasan yang berakibat hilangnya nyawa AM.

Baca Juga  Siapa Sajakah Pemilik Bioskop Besar di Indonesia?

“Bagaimana kejadian detailnya (kekerasan sampai meninggal dunia) itu belum diketahui. Jadi, peristiwanya (dalam konteks) terkait pengembalian peralatan perkemahan yang dilakukan pada Kamis dan Jumat tersebut,” jelasnya.

Dua terduga penganiaya santri telah dijemput polisi. Olah tempat kejadian perkara juga telah digelar pada Selasa 6 September 2022 lalu.

Editor: Liyani


Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest Articles