Oleh M. Syahran W. Lubis
Penulis buku Para Jawara Piala Dunia (2014) serta Piala Dunia, 96 Tahun Penuh Sesak Drama & Kontroversi dan 13 Kisah Tragis Sepakbola (2026). IG syahranlubis02
Indonesiadaily.net – Piala Dunia 2026 segera menggelar dua pertandingan semifinal. Prancis dan Spanyol bertempur pada 15 Juli mulai pk. 02.00 WIB. Berselang 24 jam kemudian Inggris dan Argentina mulai bertarung.
Pertandingan Prancis vs Spanyol berlangsung di Stadion AT&T di Texas, dipimpin wasit Ivan Barton (El Salvador).
Prancis melalui kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan cara luar biasa, hanya kehilangan poin dalam satu pertandingan, bermain imbang satu kali, dan memenangi semua pertandingan lainnya.
Total 16 poin dari enam pertandingan memuluskan laju mereka ke Piala Dunia. Les Bleus melanjutkan performa impresif di putaran final, mengumpulkan 9 poin sempurna dari tiga laga fase grup dengan selisih gol 10–2.
Prancis juga dominan di fase knock out. Kylian Mbappe dan kawan-kawan memulai babak gugur dengan menghancurkan Swedia 3–0, lantas mengatasi Paraguai 1–0, dan menghentikan Maroko 2–0 di 8 besar.
Pasukan Didier Deschamps lolos ke semifinal Piala Dunia ketiga beruntun setelah juara pada edisi 2018 dan runner-up pada 2022. Sekarang Prancis mencoba kembali ke laga puncak, walaupun tantangannya berat bernama Spanyol.
Di sisi berseberangan Spanyol pun hanya kehilangan poin dalam satu pertandingan kualifikasi, juga mengoleksi 16 poin dari enam pertandingan.
Spanyol memulai putaran final Piala Dunia dengan hasil mengejutkan berupa imbang tanpa gol melawan tim debutan Tanjung Verde, tetapi mereka tampil luar biasa dalam pertandingan-pertandingan berikutnya.
La Roja menguliti Arab Saudi 4–0 dan menaklukkan Uruguai 1–0. Mereka melanjutkan penampilan pertahanan luar biasa sepanjang babak gugur, menjaga gawang tetap bersih dalam kemenangan 3–0 atas Austria di 32 besar dan 1–0 melawan Portugal di 16 besar. Spanyol akhirnya kebobolan di turnamen ini di 8 besar saat menundukkan Belgia 2–1.
Pasukan asuhan Luis de la Fuente mencapai semifinal Piala Dunia untuk pertama kali sejak 2010—yang berujung gelar juara—dan kini berharap mengulangi pencapaian hebat itu dengan melaju ke final Piala Dunia 2026.
Pertemparan Spektakuler Tim Layak Juara
Mari kita cermati sejumlah data. Prancis belum kebobolan satu gol pun di fase gugur. Spanyol hanya kebobolan satu gol di sepanjang turnamen ini. Prancis mencapai semifinal Piala Dunia untuk ketiga kali beruntun. Spanyol tiba di semifinal Piala Dunia untuk pertama kali sejak 2010. Spanyol memenangi pertemuan terakhir atas Prancis dengan skor 5–4 Juni tahun lalu di Nations League.
Dua pertemuan sebelumnya berakhir dengan skor 2–1, pada Oktober 2021 di Nations League untuk Prancis dan di Euro pada Juli 2024 untuk Spanyol.
Dengan data demikian, dan juga mencermati progres kedua tim di perhekatan akbar kali ini, kita layak berharap menyaksikan pertempuran spektakuler dua tim dengan kualitas berimbang.
Kedua tim layak tiba di final, bahkan juara. Namun, hanya akan ada satu pemenang. Jadi, bersiaplah bersukacita untuk menyambut satu tim hebat di final, tetapi juga mesti kecewa karena satu tim layak juara lainnya harus tersingkir.(*)






