Indonesiadaily.net – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kulon Progo menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) pada Sabtu (4/4/2026) di Kantor DPC PKB, Wates, Kulon Progo. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya pembenahan struktur kepengurusan guna memperkuat organisasi dan meningkatkan kinerja partai ke depan.
Acara pembukaan Muscab dihadiri oleh Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, serta perwakilan sejumlah partai politik, di antaranya Gerindra, PDI Perjuangan (PDIP), PPP, dan PAN. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan sekaligus ucapan selamat atas terselenggaranya Muscab PKB Kulon Progo.
Ketua DPC PKB Kulon Progo, Shihabudin, menyampaikan bahwa sejak berdiri pada tahun 1999, PKB telah mendapatkan kepercayaan dari masyarakat Kulon Progo. Namun, ia mengakui adanya penurunan jumlah kursi di DPRD dalam beberapa periode terakhir.
“Pada tahun 1999, PKB memperoleh sekitar 24 ribu suara dengan tujuh kursi di DPRD. Namun, pada 2009 mengalami penurunan hingga memperoleh enam kursi,” ujarnya.
Ia menambahkan, pada Pemilu Legislatif 2024, PKB memperoleh 38.686 suara dan meraih lima kursi di DPRD Kulon Progo. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan adanya kepercayaan masyarakat, meskipun jumlah kursi mengalami penurunan.
“Secara perolehan suara bisa dikatakan ada mandat dari masyarakat, tetapi dari sisi jumlah kursi kami menilai belum sepenuhnya sebagai prestasi,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB, Hanif Dhakiri, yang membacakan sambutan Ketua Umum PKB, menegaskan bahwa kekuatan partai terletak pada struktur di tingkat bawah.
“Kekuatan PKB bukan hanya di pengurus pusat, melainkan berada di ranting, anak cabang, hingga DPC. Dari situlah konsistensi dan kekuatan partai terbentuk,” katanya.
Terkait penyusunan kepengurusan baru, Hanif menjelaskan bahwa Muscab kali ini belum mengumumkan nama-nama pengurus secara terbuka. Hal tersebut merupakan bagian dari mekanisme dan tata tertib organisasi.
“Pengurus saat ini sedang melakukan pemetaan kader-kader potensial untuk kepengurusan mendatang. Beberapa nama sudah ada, namun masih bersifat rekomendasi dan akan disampaikan ke DPP,” jelasnya.
Ia menambahkan, salah satu nama yang masuk dalam rekomendasi adalah Shihabudin sebagai petahana. Namun, keputusan akhir terkait susunan kepengurusan akan ditentukan oleh DPP PKB.
Muscab tersebut diharapkan mampu menghasilkan kepengurusan yang solid serta membawa PKB Kulon Progo menjadi lebih maju dan kompetitif di masa mendatang.(*)






