Indonesiadaily.net – Tanggal 17 Maret 2026 menjadi momentum bersejarah bagi SAKTI Banyumas Indonesia dalam memperingati pengesahan paguyuban cakar bentukan baru di wilayah Kemangkon. Delapan tahun lalu, semangat gotong royong dan kebersamaan yang kuat berhasil menyatukan masyarakat Banyumas dalam satu wadah organisasi yang kini semakin eksis dan solid.
Pengesahan paguyuban di Kemangkon kala itu menjadi saksi terbentuknya kekuatan kolektif warga Banyumas. Semangat kebersamaan yang terbangun tidak pernah luntur, bahkan terus menguat seiring berjalannya waktu.
Hingga saat ini, SAKTI Banyumas Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai simbol persatuan dengan mengusung semboyan “Sakit Satu, Sakit Semua”. Semboyan tersebut tidak hanya menjadi ungkapan, melainkan komitmen nyata dalam kehidupan berorganisasi.
Nilai kebersamaan itu tercermin dalam berbagai kegiatan, mulai dari bantuan sosial saat terjadi musibah, penguatan solidaritas antaranggota, hingga upaya peningkatan ekonomi masyarakat. SAKTI Banyumas Indonesia terus beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya Banyumas yang menjadi jati diri organisasi.
Ketua Umum SAKTI Banyumas Indonesia, Abdul Latif Heriuadi, menyampaikan rasa bangganya atas perjalanan organisasi tersebut.
“Kami bangga dengan perjalanan SAKTI Banyumas Indonesia. Semangat pengesahan 17 Maret menjadi pengingat bahwa kebersamaan adalah kekuatan terbesar kami,” ujarnya.
Melalui peringatan ini, seluruh anggota dan masyarakat diajak untuk terus mempererat tali persaudaraan. SAKTI Banyumas Indonesia berkomitmen menjaga semangat “Sakit Satu, Sakit Semua” demi terwujudnya Banyumas yang lebih maju, harmonis, dan sejahtera.(*)






