Kinerja Layanan Darurat 119 Kabupaten Bangka Dipertanyakan

 

Indonesiadaily.net – Respons lamban dari layanan panggilan darurat 119 Kabupaten Bangka menuai keluhan dari warga. Peristiwa ini dialami keluarga pasien bernama Sugiyanti, warga Dusun Air Layang, Desa Bukit Layang, yang ber-KTP Desa Dalil, Kecamatan Bakam, Minggu (9/11/2025) dini hari sekitar pukul 02.45 WIB.

Bacaan Lainnya

Menurut keterangan keluarga, mereka menghubungi Call Center 119 Kabupaten Bangka karena kondisi pasien dinilai sudah gawat. Pasien disebut mengalami pusing hebat, muntah-muntah, buang air besar terus menerus, serta tubuh yang terasa sangat dingin.

Namun, petugas 119 Kabupaten Bangka menolak untuk menjemput pasien dengan alasan wilayah tersebut masuk dalam cakupan 119 Kecamatan Bakam. Keluarga kemudian diarahkan untuk menghubungi layanan 119 di wilayah kecamatan tersebut.

“Setelah kami kirim pesan lewat WhatsApp ke nomor 119 Kecamatan Bakam, tidak ada respons sama sekali. Kami coba menelepon, tapi panggilannya malah ditolak,” ujar salah satu anggota keluarga yang enggan disebutkan namanya.

Keluarga yang panik kemudian kembali menghubungi 119 Kabupaten Bangka, namun tetap tidak mendapatkan pertolongan. Petugas hanya menyarankan agar keluarga menghubungi ambulans PMI.
“Kami sudah bilang kondisinya darurat. Kalau bisa dibawa pakai motor, kami tidak akan minta ambulans. Tapi mereka tetap tidak mau datang,” keluh keluarga pasien.

Beruntung, akhirnya ambulans PMI Kabupaten Bangka datang menjemput pasien dan membawanya ke IGD RS Stania Sungailiat untuk mendapatkan penanganan medis

Keluarga pasien berharap Bupati Bangka, Fery Insani, yang baru dilantik kurang dari sepekan lalu, dapat segera membenahi sistem pelayanan kesehatan darurat di wilayahnya.

“Kami mohon kepada Bupati agar memperbaiki layanan 119 supaya benar-benar tanggap terhadap masyarakat kecil yang membutuhkan pertolongan cepat,” pungkas keluarga pasien.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak redaksi masih berupaya menghubungi instansi terkait untuk meminta klarifikasi atas kejadian tersebut.

 

Penulis : Mohamad Efendi

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *