Kelompok Wanita Tani “Makarti Mulyo” Dorong Pemberdayaan Perempuan Lewat Pertanian

 

Indonesiadaily.net – Kelompok Wanita Tani (KWT) Makarti Mulyo yang dibentuk oleh para ibu-ibu di Kelurahan Sebokarang, Kecamatan Wates, terus menunjukkan eksistensinya dalam memberdayakan perempuan di bidang pertanian. Didirikan pada 20 September 2022, kelompok ini menjadi wadah bagi warga, khususnya kaum ibu, untuk saling mendukung dalam kegiatan pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Bacaan Lainnya

Ketua KWT Makarti Mulyo, Yuni Astuti, menjelaskan bahwa nama kelompok tersebut memiliki makna mendalam.

“Makarti Mulyo artinya perempuan pekerja yang mulia. Nama ini kami pilih karena mencerminkan semangat dan niat tulus para anggota dalam berkarya di bidang pertanian,” ungkap Yuni saat diwawancarai, Selasa (29/7/2025).

Selama dua tahun berjalan, KWT Makarti Mulyo telah melaksanakan berbagai kegiatan produktif. Salah satu program andalan mereka adalah pendirian Kebun Bibit Desa (KBD), yang berfungsi sebagai tempat pembibitan tanaman pertanian. Bibit yang dihasilkan tidak hanya ditanam di lahan percontohan (demplot), tetapi juga dibagikan kepada seluruh anggota kelompok.

“KBD ini kami manfaatkan untuk memproduksi bibit sendiri. Jadi para anggota tidak perlu membeli bibit di luar, karena bisa mengambil langsung dari kebun kelompok,” jelas Yuni.

Lebih dari sekadar bertani, KWT ini juga menjadi ruang sosial bagi para ibu untuk saling belajar dan bertukar pengalaman. Mereka bergotong-royong, bekerja sama dengan semangat kekeluargaan, atau dalam istilah Jawa disebut guyub rukun.

“Kehadiran KWT memberikan dampak positif bagi para ibu. Selain menambah ilmu, hasil dari kegiatan kelompok juga bisa membantu menyejahterakan keluarga dan mengurangi pengeluaran rumah tangga,” tambah Yuni.

Dengan dukungan masyarakat dan semangat para anggotanya, KWT Makarti Mulyo terus berkomitmen mendorong pemberdayaan.

“Hasil dari KWT bisa mensejahterakan anggota keluarga dan juga bisa mengurangi pengeluaran juga,” pungkasnya.

Penulis : Hari Sutanta

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *