Indonesiadaily.net – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) secara resmi mengumumkan dukungannya terhadap dua pasangan calon kepala daerah pada Pilkada ulang tahun 2025. PPP mendukung Prof. Udin-Dessy sebagai bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang, serta Aksan Visyawan-Rustam Jasli sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bangka.
Hal tersebut disampaikan oleh Plt Ketua DPD PPP, Hellyana, yang menyatakan bahwa keputusan ini sudah final dan diambil menjelang penutupan pendaftaran calon.
“Alhamdulillah, pada menit-menit terakhir PPP telah menetapkan dukungan kepada Udin-Dessy dan Aksan Visyawan-Rustam Jasli untuk maju pada Pilkada ulang 2025. Setelah salat Jumat kemarin, mereka juga sudah resmi mendaftarkan diri ke KPU,” ungkap Hellyana.
Hellyana menambahkan, PPP yakin pasangan yang diusung memiliki potensi besar untuk meraih kemenangan. Namun, yang lebih penting adalah menjaga soliditas dan keharmonisan antar partai koalisi agar target kemenangan dapat terwujud.
“Kami optimis bisa menang, yang terpenting adalah menjaga kekompakan dan komitmen bersama partai koalisi demi kemenangan pasangan ini,” katanya.
Dari sisi Kabupaten Bangka, PPP sudah lebih dulu memberikan dukungan kepada pasangan Aksan Visyawan-Rustam Jasli. Dukungan ini didasari hasil survei serta komunikasi intensif yang diyakini dapat mendongkrak peluang kemenangan.
“Di Bangka, kami sudah mendukung pasangan ini sejak satu minggu lalu. Survei dan komunikasi yang intens menjadi dasar keyakinan kami bahwa peluang menang sangat besar. Selain itu, kemenangan pasangan ini juga akan memperkuat posisi PPP di daerah,” jelas Hellyana.
Sedangkan untuk Pangkalpinang, PPP melihat dinamika politik yang cukup kompleks. Hellyana berharap pasangan Udin-Dessy dapat membangun komunikasi dan komitmen yang baik untuk kemajuan kota tersebut. Terlebih, kehadiran calon perempuan menjadi nilai tambah yang strategis.
Calon Wali Kota Pangkalpinang perempuan ini akan sangat membantu sinergi kami. Kami yakin dukungan masyarakat akan besar, terutama karena masih banyak hak perempuan yang perlu diperjuangkan,” tambahnya.
Hellyana meyakini sosok perempuan sebagai pemimpin mampu memberikan perhatian khusus terhadap kebutuhan kaum perempuan, yang selama ini kurang diperhatikan, terutama dalam hal pemberdayaan dan pendidikan.
“Kami ingin hak-hak perempuan lebih diperhatikan dan emansipasi perempuan benar-benar terwujud dengan menempatkan mereka sebagai pemimpin di pemerintahan,” tuturnya.
Lebih jauh, Hellyana menegaskan bahwa PPP juga memiliki harapan agar Kabupaten Bangka menjadi “kota santri,” mengingat potensi pesantren yang banyak tersebar di wilayah tersebut.
“Kami memilih fokus ke arah agamis karena banyak pesantren di Bangka, sehingga kami ingin menjadikan daerah ini sebagai kota santri,” pungkasnya.
Dengan dukungan ini, PPP optimis mampu berkontribusi signifikan dalam Pilkada ulang 2025 dan memperkuat posisi partai serta pemerintahan daerah ke depan.(*)






