Pengangguran di Bogor Masih Tinggi, Begini Solusi Jaro Ade

Indonesiadaily.net — Tingkat pengangguran terbuka masyarakat Kabupaten Bogor masih tinggi; 230 ribuan per tahun 2024. Demikian berdasarkan data BPS maupun Disnaker Kabupaten Bogor.

Masih tingginya pengangguran menjadi perhatian serius Calon Wakil Bupati Bogor H Ade Ruhandi alias Jaro Ade. Kontestan Kepala Daerah nomor urut satu yang berpasangan dengan Rudy Susmanto ini mengemukakan sejumlah solusi untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat Kabupaten Bogor.

Bacaan Lainnya

Di mana selama berkeliling wilayah Kabupaten Bogor untuk bersilaturahmi dan ‘belanja masalah’, Jaro Ade kerap menemukan banyak aspirasi dan permasalahan dan keluhan klasik yang dirasakan masyarakat. Antara lain pupuk bersubsidi yang mahal dan sulit diperoleh para petani, urusan mahalnya sembako yang dikeluhkan ibu-ibu, dan terutama masalah kesulitan lapangan kerja akibat dihantam badai Covid-19 selama dua tahun.

“Tapi fokus saya bukan (bergantung) kepada (besarnya) APBD Kabupaten Bogor. Fokus saya memperbaiki ekonomi masyarakat, bagaimana nanti menghadirkan para pengusaha ke Kabupaten Bogor untuk berinvestasi dengan aman dan menumbuhkembangkan kewirausahaan masyarakat dengan memberikan pelatihan kepada para pemuda dan pelaku UMKM yang menjadi pondasi untuk pergerakan ekonomi,” ungkapnya, Minggu, 13 Oktober 2024.

Jaro Ade mengemukakan hal tersebut saat menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW di kediaman anggota DPR RI Agun Gunandjar Sudarsa di Kampung Padurenan, Desa Ciburayut, dan di kediaman Hj Nunung di Desa Tugujaya, Kecamatan Cigombong.

Dalam kunjungannya, Jaro Ade didampingi Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Samsul Hidayat, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Wawan Hikal Kurdi, Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Bogor Ismail, struktural partai dan relawan.

Dalam pengentasan pengangguran dan peningkatan ekonomi masyarakat, Jaro Ade menyatakan bakal menggelorakan program usaha mandiri dengan perbanyak pelatihan usaha agar pemuda dan masyarakat mendapatkan sertifikasi keahlian sesuai kebutuhan perusahaan.

“Saya titip kepada pak Wawan dan pak Ismail, siapkan anggaran (pelatihan), dititip di dinas, koordinasi dengan perusahaan-perusahaan, berikan pelatihan sesuai keahlian agar tidak ada lagi warga yang ditolak oleh perusahaan. Saya juga akan minta ke KEK Lido, MNC, agar bisa menampung tenaga kerja dari masyarakat Kecamatan Cigombong,” tegasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, kendati dalam posisi masih sebagai Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati, Jaro Ade mengaku bersama Rudy Susmanto berlaku gercep menangani persoalan-persoalan kecil-kecil yang ditemukan di lapangan. “Karena di koalisi kami ada 50 anggota DPRD Kabupaten Bogor yang mendukung, jadi tidak harus menunggu janji-janjinya politik,” ujarnya.

Jika kemudian dirinya terpilih sebagai Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade bersama Rudy Susmanto menegaskan siap menuntaskan pembangunan yang belum tuntas sesuai dengan visi misi. Di antaranya di sektor infrastruktur proyek jalur Puncak 2 dan Jalan Pemda ke Bomang (Bojonggede-Kemang). “Itu semua harus melibatkan dukungan Pemerintah Pusat dan kami mendapat dukungan penuh,” sebutnya.
(Acep Mulyana)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *