Indonesiadaily.net – Sederet program yang ditujukan untuk meningkatkan sumber daya manusia menjadi fokus pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono – Ririn Farabi Arafiq. Salah satunya program satu keluarga satu sarjana.
Menurut Imam yang telah cuti sebagai Wakil Wali Kota Depok ini, program tersebut menjadi salah satu prioritas Imam-Ririn untuk mensejahterakan warga Depok.
“Selain melanjutkan program yang sudah dirasakan manfaatnya oleh warga, yakni KDS (Kartu Depok Sejahtera) kami lanjutkan, Bimroh (pembimbing rohani) kami lanjutkan, dan ada satu yang lain, KDS Plus, yaitu satu keluarga, satu sarjana,” tutur Imam, Jumat, 22/9/2024.
Imam menjelaskan program satu keluarga satu sarjana bertujuan membantu mahasiswa kurang mampu yang tidak mendapatkan beasiswa KIPK (Kartu Indonesia Pintar Kuliah), sebelumnya dikenal sebagai Bidik Misi.
“Sekarang pemerintah pusat punya KIPK program beasiswa buat masyarakat miskin sebelumnya namanya Bidik Misi. Masalahnya nggak semua mahasiswa miskin di Kota Depok dapat beasiswa ini,” jelasnya.
Imam mengungkapkan tahun lalu, program Bidik Manis besutan Imam Budi Hartono itu memberikan bantuan sebesar Rp15 juta kepada 100 mahasiswa.
“Tahun ini, jumlah penerima beasiswa meningkat menjadi 150 mahasiswa. Insyaallah jika kami Imam-Ririn terpilih, tentunya akan lebih banyak lagi yang akan menerima beasiswa,” ucap Imam.
Sementara itu, salah satu warga, Mardiansyah menilai program satu keluarga satu sarjana yang ditawarkan Imam-Ririn lebih realistis dari kubu sebelah.
Warga Kelurahan Pancoran Mas ini pun lebih memilih Imam-Ririn yang. Dia yakini dapat merealisasikan janji kampanyenya.
“Apalagi nomor urut 1 ini benar-benar pasangan, ada prianya dan ada perempuannya. Pasti juga akan mengakomodir kepentingan kaum perempuan,” ucap Mardiansyah.(*)






