Tarian Semaphore, Kreasi Siswa SD Muhammadiyah 21 Surabaya

Penampilan tim tari SMP Muhammadiyah 4 Surabaya. (Fau/Indonesiadaily.net)

 

Indonesiadaily.net, Surabaya – SD Muhammadiyah 21 Surabaya selalu dikenal dengan beragam kegiatan kreatif dan edukatif yang melibatkan siswanya, salah satunya adalah Tarian Semaphore. Tarian ini merupakan bagian dari upaya sekolah untuk mengintegrasikan nilai-nilai budaya, seni, dan pendidikan dengan cara yang menyenangkan.

Bacaan Lainnya

Tarian Semaphore adalah tarian yang terinspirasi dari sistem komunikasi dengan bendera Semaphore. Semaphore merupakan teknik komunikasi visual yang digunakan dalam dunia maritim untuk mengirimkan pesan dengan menggerakkan bendera dalam berbagai posisi, yang setiap posisi bendera melambangkan huruf tertentu. Di SD Muhammadiyah 21 Surabaya, ide ini diadaptasi ke dalam bentuk tarian yang dinamis, menggabungkan gerakan bendera dengan musik serta ritme yang penuh semangat.

Tarian kreasi Semaphore diperagakan oleh Shafa Naura liviani, Khaula Lukman AB, Cindy Aulia Putri, Dhevika Atifa Zahra nazifa, Saqila Brilian Ajika P serta Ixora Bisiandra Solenda. Semuanya adalah siswa dari SD Muhammadiyah 21 Surabaya pada penampilan di Food Story 24 ITC Surabaya.

Dengan lincahnya dan kompak mereka membawakan tarian kreasi Semaphore dengan diiringi musik yang rancak. Di samping itu juga adanya kerjasama dalam kelompok sehingga pesan yang di sampaikan dalam tarian bisa dimaknai dengan benar.

Tarian ini juga mengajarkan kepada kita bagaimana cara berkomunikasi lama yang pernah digunakan sebelum adanya teknologi modern seperti telepon dan internet sehingga bisa menambah wawasan siswa tentang cara berkomunikasi di masa lampau.

Shafa salah satu penari tarian Semaphore mengatakan memahami tarian ini tidak mudah, perlu konsentrasi.

“Senang sekali karena kita bisa mengenal tarian masa lampau yang lumayan susah dibanding sekarang hanya lewat whatsapp saja pesannya sudah sampai,” ujar Shafa.

Di samping itu juga mereka belajar pentingnya disiplin, tanggung jawab dan menghargai perbedaan karena tarian ini melibatkan berbagai pihak seperti guru, orang tua serta siswa itu sendiri.

Wiwit noviarti bagian kesiswaan di SD Muhammadiyah 21 Surabaya selaku pendamping mengatakan tarian Semaphore ini perlu adanya kordinasi antar penari, kerjasama serta fokus dalam melakukan tarian tersebut.

“Bahwa tarian ini juga mengajarkan kepada kita bahwa komunikasi yang telah berkembang harus dipergunakan untuk hal-hal yang bijaksana, sehingga nantinya apa yang menjadi pesan dalam komunikasi bisa tersampaikan dengan baik,” kata Wiwit.

Dengan tarian Semaphore, SD Muhammadiyah 21 Surabaya tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga menyatukan pendidikan, seni, dan kerjasama dalam satu kegiatan yang menyenangkan dan edukatif.

Penulis : Lau
Editor : Sigit

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *