PDI Perjuangan Banyuwangi Minta Masyarakat Sabar Tunggu Bakal Calon di Banyuwangi

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara.( Irham/indonesiadaily.net)

 

Indonesiadaily.net, Banyuwangi – Sebanyak lima partai (Nasdem, Demokrat, Golkar, PPP dan Gerindra) sudah mengeluarkan surat rekomendasi bakal calon Bupati Banyuwangi pada gelaran Pilkada 2024. Sedangkan dua partai poilitik yang memiliki kursi banyak yakni PDI Perjuangan dan PKB, hingga saat ini justru belum mengeluarkan surat sakti tersebut.  Padahal PDI Perjuangan memiliki 11 kursi dan PKB memiliki 9 kursi.

Bacaan Lainnya

Dikonfirmasi terkait hal tersebut, I Made Cahyana Negara, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Banyuwangi mengatakan, untuk tingkat bawah atau daerah, pihaknya sejauh ini tetap melakukan komunikasi baik dengan partai lainnya. Namun mengenai keputusan rekomendasi bakal calon bupati yang diusung partainya, pada gelaran Pilkada 2024, menjadi kewenangan pusat.

“Ditunggu saja ya, sabar, insya Allah sebelum tanggal 27 Agustus atau sebelum pendaftaran bakal calon bupati, rekomendasi tersebut sudah keluar,” jelasnya, Jumat (16/08/2024).

Sementara itu  Ketua Desk Pilkada DPC PKB Banyuwangi M. Ali Mahrus menjelaskan, keputusan terkait dengan dukungan partai sepenuhnya menjadi kewenangan dewan pimpinan pusat.

“DPC PKB Banyuwangi tegak lurus terhadap keputusan DPP terkait rekomendasi bakal calon bupati Banyuwangi,” tegasnya.

Sebelumnya PKB Banyuwangi memberikan rekomendasi sementara terhadap KH. Ali Makki Zaini atau Gus Makki. Namun kondisi politik masih dinamis, saat ini PKB belum memutuskan apakah rekomendasi tersebut tetap kepada Gus Makki atau justru balik mendukung pasangan Ipuk Fiestiandani – Mujiono.

Selain itu dengan kondisi yang ada saat ini, PKB juga memiliki peluang untuk berkoalisi dengan PDI Perjuangan, mengusung calon lain untuk melawan pasangan Ipuk Fiestiandani – Mujiono.

Begitu juga dengan PDI Perjuangan yang memiliki peluang lebih besar untuk menentukan sendiri arah politiknya pada pilkada tahun ini, tanpa harus berkoalisi dengan partai lain. Sebab PDI sudah memenuhi syarat untuk mengusung bakal calon sendiri.  Namun manuver sejumlah partai politik di Banyuwangi hingga kini masih menjadi misteri yang kejutannya ditunggu oleh masyarakat Banyuwangi.

Jika PKB dan PDI Perjuangan bergabung dengan partai lain mengusung pasangan Ipuk Fiestiandani – Mujiono, maka pada pilkada tahun ini calon bupati setempat akan melawan kotak kosong.

Penulis : Irham Kusuma

Editor : Sigit

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *