PSHP Rilis Hasil Survei Calon Wali Kota Depok, Ini Dia yang Paling Unggul

Balaikota Depok.(istimewa/indonesiadaily.net)

 

Indonesiadaily.net – Bursa nama calon Wali Kota Depok mulai mencuat. Beberapa nama tokoh Depok baik petahana maupun nama baru sudah mulai terdengar gaungnya. Sebagai informasi, Pilkada Depok bakal digelar pada 27 November mendatang. Terkait hal itu, belum lama ini Pusat Studi Hukum dan Politik (PSHP) Kota Depok merilis hasil survei terkait tokoh kuat yang maju dalam Pilkada. Siapa saja mereka, dan siapa yang paling tinggi hasil surveinya?

Bacaan Lainnya

Survei yang dilakukan PSHP digelar sejak 24 Januari hingga 25 Februari 2024. Dalam survei tersebut melibatkan 300 responden yang diperoleh melalui teknik pengambilan sampel secara acak, di 11 Kecamatan se-Kota Depok.

Direktur Eksekutif PSHP Bernhard mengatakan pihaknya memberikan pertanyaan kepada responden terkait Bakal Calon Wali Kota Depok mana yang berpotensi dalam kontestasi pemilihan Wali Kota Depok di November nanti.

“Responden yang dipilih adalah yang tidak memiliki latar belakang partisan partai politik tertentu. Usianya mulai 18 sampai 55 tahun, dengan klasifikasi sosial beragam mulai dari buruh migran, pelaku UMKM, ibu rumah tangga, mahasiswa, karyawan swasta, kelompok profesi, tokoh masyarakat, pelajar hingga pencari kerja,” jelasnya seperti dikutip dari beritabuana.co.id.

Ia menambahkan survey, dilaksanakan dengan margin of error 5 % dan pada tingkat kepercayaan (level of confidence) sebesar 95 %.

Bernhard menjelaskan sebanyak enam Bakal Calon Wali Kota Depok diajukan dalam kuesioner/pertanyaan. Nama-nama mereka yakni, Supian Suri (SS) yang saat ini menjabat Sekretaris Daerah Kota Depok, Imam Budi Hartono (IBH) Wakil Wali Kota Depok, Farabi El Fouz Ketua DPD Golkar Kota Depok, Pradi Supriatna Ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok, Qonita Luthfiyah Wakil Sekjen DPP PPP dan M Hasbullah Rahmad Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat.

Dirinya memaparkan berdasarkan hasil penelitian fakta politik menunjukkan, responden menginginkan Wali Kota Depok ke depan adalah berasal dari kalangan birokrat bukan dari politisi atau partai politik.

“Alasannya karena lebih memahami tentang seluk beluk pemerintahan dan memiliki pengalaman di bidang pemerintahan,” jelasnya.

Berdasarkan hasil survey tersebut Bernhard mengungkapkan, prosentase dari masing-masing bakal calon Wali Kota Depok yang berpotensi untuk maju dalam Pilkada Depok adalah, Supian Suri 44,8%, Imam Budi Hartono 26,5%, H Pradi Supriatna 9,3%, Farabi El Fouz 8,6%, HM Hasbullah Rahmad 4,5% dan Hj Qonita Lutfiyah 1,3%

“Hasil survey ini menunjukkan, Supian Suri mendapatkan prosentase tertinggi yakni 44,8%,” ucapnya.

Di samping itu, faktor sosialisasi melalui baliho dan spanduk yang tersebar di setiap sudut jalan di Kota Depok dengan menampilkan tulisan dan sosok Supian Suri menjadi nilai tambah terhadap tingkat elektabilitas yang bersangkutan. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *