Princess of Wales Dikabarkan Sakit, Ini Keterangan Pihak Kerajaan

Princess of Wales.(istimewa/indonesiadaily.net)

 

Indonesiadaily.net- Princess of Wales, Kate Middleton dikabarkan harus menghentikan aktivitas kenegaraannya. Pasalnya Putri Kate baru saja menjalani operasi perut.
Kensington Palace memberikan pernyataan resmi terkait kesehatan sang Putri Wales. Melalui akun Instagram @priceandprincessofwales, mereka mengabarkan kondisi istri Pangeran William itu.

Bacaan Lainnya

“Yang Mulia Putri Wales dirawat di London Clinic kemarin untuk rencana operasi perut. Operasi berlangsung sukses dan diharapkan dia akan tetap di rumah sakit selama sepuluh hingga empat belas hari, sebelum kembali ke rumah untuk melanjutkan pemulihannya. Berdasarkan nasihat medis saat ini, dia kemungkinan tidak akan kembali menjalankan tugas publik sampai setelah Paskah,” bunyi pernyataan tersebut, lalu dilanjutkan harapan dari Putri Kate agar publik bisa menghargai privasi.

Princess of Wales menghargai ketertarikan yang dihasilkan oleh pernyataan ini. Ia berharap masyarakat memahami keinginannya untuk sebisa mungkin menjaga keadaan normal bagi anak-anaknya; dan keinginannya agar informasi medis pribadinya tetap bersifat rahasia”.

Kensington Palace akan memberi informasi lebih lanjut terkait kesehatan perempuan bernama lengkap Catherine Elizabeth Middleton itu jika ada informasi signifikan. Mengikuti pemberitaan, kolom komentar pun dipenuhi ucapan lekas sembuh untuk Putri Kate.

Dua jam setelah diumumkan operasi yang dilakukan Putri, pengumuman Raja Charles III akan menjalani prosedur perbaikan minggu depan dikabarkan oleh Buckingham Palace. Saat ini, kondisinya dalam keadaan baik, tapi sebagaimana dikutip BBC.

“Sama dengan ribuan pria setiap tahunnya, Raja mencari pengobatan untuk pembesaran prostatnya,” kata pernyataan resmi Buckingham Palace.

Pemberitaan diagnosis itu juga bermaksud sebagai imbauan agar para pria yang mengalami gejala yang sama untuk segera berobat.

Bersama dengan pengumuman tersebut, agenda Raja Charles III pun harus diundur dalam waktu singkat untuk pemulihan.(*)

 

Editor : Nur Komalasari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *