Indonesiadaily.net – KPU Kota Depok mulai rekrut KPPS ( Kelompok penyelenggara pemungutan suara) untuk bertugas di Pemilu 2024 mendatang.
Total anggota KPPS yang direkrut KPU Depok untuk hajat Pemilu 2024 sebanyak 38.990 orang.
“Total rekrutmen KPPS se Kota Depok 38.990 orang KPPS terdiri dari ketua dan anggota yang bertugas di TPS,” kata Sekretaris KPU Kota Depok, Yodi Joko Bintoro, Senin (18/12/2023).
Penerimaan pendaftaran calon anggota KPPS Pemilu 2024 ini sudah dimulai tanggal 11 sampai 20 Desember 2023. Para KPPS mulai bekerja pada 25 Januari hingga 25 Februari 2024.
Yodi Joko Bintoro mengatakan jumlah KPPS yang bertugas di tempat pemungutan suara (TPS) ada tujuh orang dan ditambah dua orang linmas atau petugas ketertiban.
“KPPS jumlah tujuh orang dan dua Linmas jadi total ada sembilan yang bertugas di TPS. Kalau petugas ketertiban ada 11.140 orang,” ungkapnya.
Yodi Joko Bintoro mengatakan persyaratan rekrutmen KPPS telah berdasarkan Pengumuman
Nomor: 479/PP.04.1-Pu/3276/2023
tentang seleksi calon anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Untuk Pemilihan Umum Tahun 2024.
“Yang pasti persyaratan warga negara Indonesia dan tidak menjadi anggota partai politik yang dinyatakan dengan surat pernyataan yang sah, atau sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun tidak lagi menjadi anggota partai politik yang dibuktikan dengan surat keterangan
dari pengurus partai politik yang bersangkutan,” ungkapnya.
Sementara itu para calon KPPS di Kota Depok tengah menjalani pemeriksaan kesehatan di puskesmas untuk kesiapan Pemilu 2024.
“Para calon KPPS sedang jalani pemeriksaan pelaku di puskesmas sesuai wilayahnya,” kata Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sukmajaya, Heri Darmawan.
Heri mengatakan pemeriksaan kesehatan para calon KPPS seperti tekanan darah, kolesterol, gula darah dan juga riwayat penyakit lainnya. Ia mengatakan pemeriksaan kesehatan KPPS ini tidak dikenakan biaya.
“Pemeriksaan kesehatan ini dilakukan untuk mencegah terjadinya KPPS kelelahan pada saat bertugas nanti, sehingga dapat menyebabkan sakit hingga meninggal dunia seperti pemilu 2019 silam,” ungkapnya.
Dirinya menyebutkan calon KPPS di wilayah Kecamatan Sukmajaya yang sudah melakukan cek kesehatan sebanyak 1.046 orang.
Kendala dalam hal melakukan cek kesehatan dikarenakan banyak para pendaftar yang aktif bekerja, sehingga tidak ada waktu untuk datang ke puskesmas, sedangkan puskesmas hanya buka pelayanan dari pukul 08.00 hingga 10.30 WIB.
“Bagi KPPS yang tidak dapat datang ke puskesmas bisa juga ke klinik atau rumah sakit, asalkan pemeriksaan yang diperiksa sesuai dengan persyaratan yang ada,” ujarnya.
“Ada juga KPPS yang berharap, agar puskesmas bisa membuka pelayanan di hari sabtu dan minggu, mengingat jadwal rekrutmen yang begitu singkat,” tutupnya.
Penulis : M.Yadi
Editor : Nur Komalasari






