Indonesiadaily.net, Kota Depok – Sekolah Nasional Plus Tunas Global menjadi sorotan dengan konsep uniknya yang menerapkan keberagaman agama, pembelajaran berpusat anak, dan kebebasan dalam pengembangan bakat dan minat anak-anak. Sekolah ini memberikan pengalaman edukatif yang berbeda, menciptakan lingkungan inklusif yang mendukung pemahaman toleransi antar umat beragama.
Sekolah Berkeragaman dengan 5 Tempat Ibadah
Sekolah ini dikenal sebagai lembaga pendidikan yang memfasilitasi peserta didik dengan beragam latar belakang agama. Dengan adanya 5 tempat ibadah di dalamnya, anak-anak diberikan ruang untuk memahami arti toleransi, saling menghargai, dan menghormati perbedaan agama. Hal ini diharapkan dapat membentuk generasi yang terbuka dan menghormati keberagaman.
Konsep Pembelajaran KB TK Nasional Plus Tunas Global
Sekolah ini juga mempraktikkan konsep pembelajaran yang berpusat pada anak dengan model pembelajaran yang inovatif. Media loose part menjadi salah satu pendekatan yang diadopsi, dengan merujuk pada kurikulum merdeka. Tujuannya adalah memberikan kebebasan kepada anak-anak untuk aktif belajar dan mengembangkan kreativitas mereka.
Kebebasan Memilih Kegiatan dan Presentasi Hasil Karya
Anak-anak di Sekolah Nasional Plus Tunas Global diberikan kebebasan untuk memilih kegiatan sesuai dengan bakat dan minat mereka. Pada akhir setiap term, mereka memiliki kesempatan untuk mempresentasikan hasil karya secara tim atau bersama di depan orang tua mereka. Ini menjadi ajang untuk mengasah kemampuan berkomunikasi dan membangun rasa percaya diri anak-anak.
Parenting Bambira: NGOPI Ngobrol Pintar
Sekolah tidak hanya melibatkan anak-anak dalam pengembangan, tetapi juga melibatkan orang tua dalam proses pendidikan. Dengan tema “NGOPI Ngobrol Pintar,” Sekolah Nasional Plus Tunas Global menggelar sesi sharing bagi orang tua peserta bambira. Sesi ini menjadi forum untuk berbagi pengalaman terkait perkembangan dan pertumbuhan anak usia dini.
Konsep Santai di Area Kantin Sekolah
Kegiatan ini dilakukan di area kantin sekolah dengan konsep santai sambil menikmati kopi, teh, dan makanan. Ini menciptakan atmosfer yang hangat dan mendukung, memudahkan orang tua untuk berbagi pengalaman dan mendiskusikan isu-isu terkini dalam perkembangan anak-anak mereka.
Sekolah Nasional Plus Tunas Global menjadi percontohan dalam menerapkan pendidikan inklusif yang tidak hanya berfokus pada pembelajaran akademis tetapi juga membentuk karakter, memupuk nilai-nilai toleransi, dan melibatkan orang tua dalam perjalanan pendidikan anak-anak mereka. (*)






