Indonesiadaily.net – TK Al Istiqomah Tanah Kusir di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan mengadakan kunjungan ke TK Nasional Plus (NP) Tunas Global Depok. Kunjungan tersebut, lantaran TK Al Istiqomah Tanah Kusir ingin melihat langsung penerapan model pembelajaran Sentra dengan media Loose Part di TK NP Tunas Global Depok.
Wakil Kepala Bidang Pendidikan Yayasan Mandiri Tunas Global yang menaungi TK NP Tunas Global Depok, Saanih mengatakan, total ada 11 guru dan Kepala TK Al Istiqomah yang berkunjung dalam kegiatan tersebut.
Mereka mendapatkan penjelasan tentang bagaimana sistem pembelajaran model sentra diterapkan, dan diajak untuk berkeliling-keliling melihat secara langsung kelas yang menerapkan sistem pembelajaran tersebut.
“TK Al Istiqomah ingin menerapkan sistem pembelajaran Sentra di sekolahnya. Oleh karena itu, dia berkunjung ke TK NP Tunas Global yang sudah menerapkan hal tersebut,” ucapnya.
Saanih menuturkan, guru-guru TK Al Istiqomah pun diajak untuk melihat secara langsung proses pembelajaran di dalam kelas. Bagaimana interaksi guru dengan siswa dan materi pembelajaran yang disampaikan. Tidak hanya itu, tetapi juga melihat fasilitas apa yang ada di dalam kelas model pembelajaran sentra.
“Sentra sudah ada sejak lama, tetapi masih menggunakan konsep berpusat kepada guru. Guru masih memberikan perintah, dan kali ini di modifikasi. Sentra yang diterapkan dengan Kurikulum Merdeka, guru sebagai fasilitator. Pembelajarannya disesuaikan dengan keinginan dan bakat siswa,” jelasnya.
Saanih menjelaskan, di TK NP Tunas Global, dalam penerapan model pembelajaran sentra yang terdiri dari sentra rancang bangun, sentra seni budaya, sentra persiapan, dan sentra sains.
“Setiap sekolah bisa menerapkan berbagai sentra, sesuai dengan keinginan dan bakat siswanya,” katanya.
Saanih menuturkan, di dalam sentra ada berbagai macam-macam kegiatan main yang berkaitan dengan sensori motor, pembangunan, dan main peran. Lalu semua kegiatannya berpusat kepada anak. Siswa pun akan belajar di ruangan yang berbeda tiap harinya, sesuai dengan jadwal sentra yang dibuat sekolah dalam waktu sepekan.
“Dengan sentra, siswa dapat melakukan kegiatan dengan imajinasi yang sesuai keinginannya. Sehingga, potensi dan bakat di dalamnya bisa terstimulus dengan baik, sesuai dengan perkembangannya,” katanya. (*)






